Meski Terik Menyengat, Wukuf di Arafah Berjalan Lancar

(gomuslim). Pagi tadi seluruh jemaah haji telah berangkat menuju bukit Arafah untuk menunaikan wukuf akbar yang merupakan bagian dari rukun haji. Aktivitas yang dilakukan oleh jutaan jemaah adalah memanjatkan doa kepada Allah SWT dengan permohanan ampunan dan rahmat. Perjalanan dari Mina menuju Arafah ditempuh oleh sebagian jemaah dengan berjalan kaki. Wukuf berlangsung di bawah terik matahari dengan suhu udara di kisaran 43 derajat celsius.

Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz meminta seluruh otoritas terkait untuk dapat mengawal proses perjalanan jemaah agar tetap berjalan lancar, aman dan nyaman.

Berdasarkan informasi yang dilansir dari Saudi Press Agency (SPA), perjalanan jemaah haji dari Mina ke Arafah pada pagi tadi berjalan lancar. Mereka dikawal petugas keamanan yang menertibkan pergerakan jemaah agar proses perjalanan berlangsung tanpa terjadi masalah serius. Petugas keamanan yang mendampingi jemaah haji, dalam tugasnya mereka juga memberikan arahan kepada calon haji bahkan aparat tersebut harus siap berkorban dalam melakukan pengamanan selama aktivitas wukuf berlangsung.

lkajldj

Dalam aktivitas wukuf di Arafah, Pejabat Negara Saudi yang meninjau langsung ke prosesi wukuf di sana, kedua pejabat yang meninjau langsung adalah Menteri Dalam Negeri Saudi Muhammad bin Nayif dan Penasihat Kerajaan Sekaligus Gubernur Mekkah.

Wukuf di Arafah merupakan bagian dari ritual haji terberat, jemaah banyak yang menuju ke puncak Jabal Rahmah yag tingginya 300 meter dan di tengah-tengah gunung ini terdapat tiang setinggi 7 meter. Bukit arafah terletak di jalan yang menguhubung Kota Mekkah dan Thaif Timur. Jarak tempuh dari Mekkah ke Arafah sepanjang 22 km, namun jika ditempuh dari Mina jaraknya hanya 10 km dan 6 km dari Muzdalifah.

Sebelumnya sebagian jemaah telah melakukan wukuf di Mina pada hari tarwiyah,namun dari seluruh jemaah haji yang wukuf di Mina baru 25 persen yang menuju Arafah pada pagi hari. Sementara moda transportasi yang digunakan untuk mengangkut jemaah ke Arafah didominasi kereta listrik dan bus, namun pada hari Arafah, sekitar setengah juta jemaah menggunakan kereta listrik yang berangkat dari Mekkah menuju bukit Arafah.

Jauh sebelum musim haji berlangsung, otoritas Saudi telah membahas pengelompokkan jemaah untuk kepentingan transportasi menuju area Tanah Suci. Penyediaan transportasi dilakukan secara bersinergi dengan perusahaan penyedia layanan transportasi saudi yang terintegrasi dengan kereta listrik.

Pada musim haji tahun ini, transportasi dan jadwal melempar jumrah telah dibahas sebelum puncak haji dimulai. Dengan demikian diharapkan pada musim haji tahun ini, proses pengangkutan jemaah dan prosesi lempar jumrah berjalan dengan aman. (fh/Almadina/Alriyadh/SPA)


Back to Top