Jelang Jumrah Aqabah, Menteri Haji dan Umrah Saudi Nyatakan Semua Rencana Penyelenggaraan Siap Dijalankan

(gomuslim). Malam Hari Raya Idul Adha, jutaan jemaah haji bertakbir di Arafah, keberangkatan jemaah menuju Arafah untuk menunaikan ibadah haji akbar yakni wukuf di Padang Arafah. Selanjutnya melangsungkan perjalanan menuju Mina. Di Padang Arafah jemaah haji memperbanyak berzikir, membaca Alquran dan berdoa.

Sedangkan di Mina, pemandangannya terlihat seperti hamparan kain putih yang terbentang luas di padang pasir. Tentunya hal ini terjadi karena ribuan tenda berdiri sebagai tempat peristirahatan jemaah haji. Otoritas Saudi mengklaim tidak ada masalah terkait pemberangkatan jemaah dari Mekkah ke Muzdalifah karena adanya pengelompokkan sistematis, “Rencana pengelompokkan haji berjalan lancar sehingga mereka dapat sampai ke tenda masing-masing pada waktu yang telah ditentukan,” ujar Menteri Haji dan Umrah Saudi Muhammad Shalih bin Thahir Bantan.

Pada pagi ini, seluruh jemaah merayakan Hari Raya Idul Adha di Mina, selain itu mereka melempar jumrah aqabah kubra dengan tujuh buah krikil di lokasi ini. Kemudian jemaah haji menuju Masjidil Haram untuk melaksanakan rukun haji ketiga yakni tawaf ifadhah dan sa’i  (berlari kecil dari Safa ke Marwah). Sedangkan aktivitas perayaan Idul Adha diisi dengan penyembelihan hewan kurban, tahallul (memotong rambut) kemudian melangsungkan malam tasyriq pertama dengan adanya ritual pelemparan jumrah ketiga setelah waktu zuhur pada keesokan harinya.

lhlkhjl

Bantan menjelaskan bahwa rencana penyelenggaraan haji tahun ini berlanjalan dengan lancar, sebagaimana terlihat pada perjalanan haji dari Arafah ke Muzdalifah, semuanya berlangsung tanpa ada kendala. Hal ini tidak terlepas dari karunia dan pertolongan Allah Ta’ala.

Menteri Haji dan Umrah Saudi ini juga menjelaskan bahwa koordinasi dan kerjasama antarlembaga haji merupakan upaya yang dapat mempermudah pelaksanaan ibadah jemaah pada tahun ini. Pada sisi lain Menteri Kesehatan Saudi Dr. Taufiq Rabi’ah menjelaskan bahwa kondisi kesehatan jemaah haji secara keseluruhan dinyatakan dalam keadaan baik, belum ada laporan jemaah haji yang terluka. Meski lembaga yang dikepalai oleh Taufiq telah menyiapkan sejumlah rumah sakit untuk merawat jemaah, namun jemaah tetap bersemangat untuk menunaikan rukun haji.

Menurut otoritas Saudi, Penyelenggaraan haji tahun ini -baik dari sistem maupun persiapan perlengkapan- dapat dinyatakan lebih baik dari sebelumnya. Sejatinya harapan setiap umat Islam seluruh dunia pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan lancar dan seluruh jemaah menjadi haji mabrur dan selamat sampai kembali ke negara masing-masing. (fh/Alriyadh)


Back to Top