Prosesi Lempar Jumrah Berjalan Lancar, Hari Ini Jemaah Haji Masuki Hari Tasyriq Pertama

(gomuslim). Ritual pelemparan jumrah pada hari Raya Idul Adha kemarin berlangsung lancar, setelah ritual tersebut selesai dilaksanakan, jemaah haji melakukan tahallul (memotong beberapa helai rambut, red) selain itu menunaikan penyembelihan hewan kurban dan membayar denda bagi jemaah haji tamattu’ (melakukan umrah sebelum berhaji).

Hari ini jemaah haji mulai memasuki hari tasyriq pertama. Hari tasyriq adalah 3 hari setelah Idul Adha yakni tanggal 11,12 dan 13 Dzulhijjah. Pada hari-hari ini jemaah haji menuju Mina dan melakukan persiapan untuk pelemparan jumrah tiga kali. Ada pula yang melakukan pelemparan jumrah 3 tahap tersebut digabung dalam dua hari, namun Nabi Muhammad SAW tidak menganjurkan hal ini kecuali bagi jemaah haji lansia.

Pada hari tasyriq pertama, jemaah haji mulai melakukan pelemparan jumrah dimulai dengan jumrah shughra (kecil), jumrah wushtha’ (sedang), jumrah kubra (besar). Setiap prosesi pelemparan jumrah menggunakan 7 buah kerikil dan setiap pelemparan diiringi dengan pengucapan takbir.

Selain di Mina, jemaah haji juga sudah ada yang melakukan tawaf ifadhah di Masjidil Haram, sehingga masjid ini terlihat ramai kembali dan jalan di Mina dipenuhi masih dipenuhi ratusan ribu jemaah haji pada hari ini, pergerakan jemaah tidak leluasa untuk bergerak di jalan yang menuju jamarat. Kemacetan jalan Mina disebabkan ratusan ribu jemaah haji berjalan kaki di area tersebut, mereka menempuh jalan sekian kilometer untuk menuju Muzdalifa, lantas mereka mempersiapkan diri untuk kembali ke Masjidil Haram untuk menunaikan tawaf ifadhah.

Terkait dengan keamanan jemaah saat pelemparan jumrah, Komandan Keamanan Haji Khalid bin Qarar Al Harby menyatakan bahwa pada prosesi pelemparan jumrah pihaknya tidak mencatat adanya insiden yang terjadi. sejak pukul 12:00 WSA sampai tengah malam kemarin, pelemparan jumrah berlangsung lancar.  Kemacetan memang terlihat karena jutaan jemaah menuju Mina, namun tidak ada hal-hal negatif terjadi pada saat berlangsungnya pelemparan jumrah.

Alharby menandaskan bahwa pengawasan jemaah diarea jamarat menjadi hal yang sangat diprioritaskan. Sejumlah kamera yang dipasang pada titik-titik tertentu disinyalir dapat membantu petugas khusus untuk menertibkan jemaah haji. Selain karena adanya kamera, koordinasi antarpetugas terbilang baik, sehingga penertiban jemaah pada musim ini khususnya di area jamarat berlangsung  tanpa ada kendala.

Keselamatan jemaah haji pada tahun ini dan seterusnya, merupakan suatu hal yang sangat diharapkan umat Muslim seluruh dunia. Intensitas pengamanan dan pengawasan yang dinilai baik, masih perlu ditingkatkan demi terwujudnya pelaksanaan haji yang aman dan nyaman. (fh/Alriyadh/SN)


Back to Top