Gadis 14 Tahun Ini Jadi Balerina Berhijab Pertama di Dunia

(gomuslim). Baru-baru ini, dunia memperingati International Hijab Solidarity Day (IHSD) yang dilakukan pada setiap tanggal 4 September. Hal tersebut berkaitan dengan pelarangan penggunaan hijab di beberapa Negara non muslim di dunia. Tapi, seiring berjalannya waktu, banyak muslimah dunia yang terus melakukan kampanye positif terhadap hijab, misalnya dengan tampil di publik lewat berbagai profesi dan kegiatan dengan menggunakan hijab secara percaya diri. Salah satunya juga dilakukan oleh seorang balerina asal Australia. Muslimah ini menjadi balerina pertama di dunia yang memakai hijab.

Balerina tersebut bernama Stephanie Kurlow. Muslimah berusia 14 tahun ini  telah menari sejak ia masih balita, tapi berhenti ketika keluarganya masuk Islam pada tahun 2010. Sekolah The Sydney berpikir bahwa dia tidak akan pernah bisa menari secara profesional setelah menjadi Muslim, karena tidak ada perusahaan yang mau balerina yang mengenakan hijab.

Stephanie yang berdarah Australia dari ayahnya dan darah Rusia dari ibunya ini bersama dua saudaranya tinggal di Campsie, Sydney Barat. Dia terus berjuang untuk menemukan sebuah sekolah di mana dia bisa belajar tari dan berlatih tanpa melanggar aturan agamanya. Awalnya, Stephanie juga pernah menyerah pada tujuannya dalam karir sebagai balerina

Tapi kini, Stephanie Kurlow berharap untuk menjadi yang pertama sebagai balerina profesional Muslim di dunia. Hal tersebut karena pada akhirnya, mimpinya bisa terwujud setelah terinspirasi oleh para muslimah yang berhasil di bidang mereka di seluruh dunia, seperti Noor Tagouri pembaca berita berhijab pertama dari Amerika, Amna al-Haddad atlet angkat besi dari Uni Emirat Arab yang memakai jilbab, Michaela De Prince dan Misty Copeland balerina asal Afrika-Amerika.

"Saya mendengar mereka mengatakan bahwa saya tidak bisa melakukan itu, dan ada beberapa bagian dari dunia balet yang hanya melihat saya untuk pakaian yang saya kenakan, atau keyakinan yang saya miliki," kata Stephanie, seperti dilansir dari publikasi DailyMail.Selain itu, baru-baru ini, Stephanie telah memulai kampanye penggalangan dana di LaunchGood sehingga dia bisa melatih penuh waktu di sebuah sekolah balet profesional.

Dia bilang dia ingin meningkatkan £ 5.000 untuk mengajar di sekolah balet penuh waktu dan akhirnya merencanakan untuk membuka sebuah sekolah seni pertunjukan di Sydney yang akan menampung siswa dengan latar belakang budaya yang beragam.

Meskipun kritik dari beberapa Muslim yang telah mengklaim bahwa menari balet adalah haram, atau dilarang, Kurlow bersikeras dia tidak akan tergoyahkan.

“Saya pikir itu yang mungkin telah berhenti beberapa Muslim lainnya dari mengikuti karir yang mereka inginkan, tapi saya tahu apa yang saya lakukan adalah benar dan saya akan terus melakukan itu. Ini bukan hanya tentang saya melakukan balet. Ini tentang Muslim menjadi insinyur atau presenter TV atau penulis, “ katanya optimis.

Stephanie Kurlow yang kini dinobatkan sebagai Bintang Muda Paling Inspiratif di Youth Talent Smash Sydney ini sedang mengumpulkan dana sebesar $10.000 untuk belajar menari dan supaya mendapatkan sertifikat untuk membuka sekolah seni di Sydney. Dia memposting permohonan dana tersebut pada situs pengumpulan dana LaunchGood.com. Kabar baiknya, selama empat hari ia sudah mendapatkan $1.000.

Karena hal tersebut, Stephanie  semakin optimis mengembangkan bakatnya di dunia balet dengan tanpa melanggar aturan agama yang ia yakini. Stephanie pun merasa bangga walaupun banyak komentar di sosial media yang meyakinkannya untuk mundur karena hijabnya. Namun, dia tetap mempertahankan keputusannya dan terus berprestasi di bidang balet ini. (fau/dailymail/dbs)


Back to Top