India Mulai Kembangkan Perbankan Syariah

(gomuslim). Gaya hidup halal yang semakin naik daun di beberapa negara dunia membuat banyak sektor beralih ke sistem yang sesuai ajaran Islam. Tak jarang sistem syariah pun menjadi primadona, bahkan di negara-negara muslim minoritas. Salah satu sektor yang gencar dengan penerapan syariah adalah bidang ekonomi, yaitu perbankan. Hal tersebut terlihat dari jumlah Bank Syariah yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Baru-baru ini, India juga ikut andil dalam mengembangkan Bank Syariah di negara tersebut.

Zaheer Chauhan seorang Konsultan Public Relations di Mumbai mengatakan perbankan syariah sangat memungkinkan untuk didirikan dan berkembang cepat di India, negara yang mempunyai 180 juta warganegara beragama Islam. Salah satunya lewat Bank Sentral India (RBI) yang telah memaparkan rencana pengembangan perbankan bebas riba. Selain itu, Bank Pembangunan Islam yang didanai Arab Saudi akan membuka cabang di Gujarat tahun depan. Selain itu, Sekjen Pusat Keuangan Islam India Abdul Raqeeb optimis perbankan syariah di India akan berkembang pesat mulai tahun depan di India.

Menurut Zaheer Chauhan, konsumen Muslim saat ini relatif banyak di India. Umumnya mereka tidak menggunakan perbankan konvensional, tetapi lebih cenderung memilih lembaga keuangan tanpa bunga, lebih nyaman dalam transaksi tertentu. Karena itu, kata Zaheer, Sektor keuangan Islam sangat bisa berkembang dengan cepat di India.

“Saya sendiri lebih memilih untuk menggunakan bank syariah, jika ada. Karena, salah satu alasan utama konsumen Muslim memilihnya adalah karena perbankan Islam akan memberikan semua manfaat bebas riba,” jelas Zaheer, seperti dilansir dari publikasi The National Business.

Apalagi situasi ekonomi saat ini yang memiliki dampak yang signifikan terhadap Muslim dan bagaimana menginvestasikan sejumlah uangnya di perbankan syariah. Selain itu, tambah Zaheer, seluruh transaksi di bank syariah sangat menarik, baik itu reksadana, pinjaman untuk mobil, properti, barang-barang konsumen dan lainnya.

Tapi menurutnya, itu tidak akan terlalu lama akan ada perbankan syariah di India. Hal ini berdasarkan pengumuman dari Reserve Bank of India (RBI), sebagai bagian dari rencana untuk meningkatkan inklusi keuangan negara, yang telah mengusulkan kepada pemerintah adanya perbankan bebas bunga dan akan diperkenalkan di India.

Sebelumnya, RBI telah mengambil posisi bahwa keuangan Islam dapat ditawarkan kepada masyarakat tapi melalui lembaga non-perbankan, tidak harus melalui bank. Adanya usulan tersebut bisa membuka jalan bagi perbankan syariah di negara ini, meskipun pihak oposisi akan menentangnya dari beberapa pandangan. Dalam pandangan Zaheer Chauhan, justru dengan adanya perbankan syariah, masyarakat akan diuntungkan. Sebab, deposito yang ada, tidak akan diinvestasikan pada hal-hal yang dilarang dalam syariah Islam, seperti pabrik alkohol dan babi. Untuk mendapatkan uang tanpa bunga, bank-bank Islam tetap bisa memberikannya kepada nasabah, dengan mengandalkan pembagian keuntungan bagi hasil.

India memiliki lebih dari 180 juta Muslim  yang menjadi potensi besar bagi perbankan syariah untuk berkembang pesat di India. Sebagian besar Muslim India kelas menengah dan kaya selama ini enggan menggunakan sistem perbankan konvensional, walaupun dalam beberapa transaksi masih menggunakannya karena mereka tidak punya pilihan. Sementara beberapa Muslim lainnya, lebih menghindari menggunakan bank konvensional sama sekali karena sistemnya bertentangan dengan keyakinan agama Islam. (fau/thenational/dbs)

 

 

 


Back to Top