Undang Pemimpin Umat dari Berbagai Negara di Mina, Raja Salman Serukan Persatuan Umat

(gomuslim). Raja Saudi Salman bin Abdul Aziz mengadakan pertemuan dengan beberapa pemimpin umat, pejabat dan Presiden dari beberapa negara yang berlangsung belum lama ini. Dalam pertemuan tersebut putra Abdul Aziz  ini menyampaikan bahwa Islam adalah agama yang berdiri tegak tidak condong ke kanan dan ke kiri, agama ini adalah agama yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persamaan derajat tanpa harus ada kefanatikan terhadap golongan tertentu.

Dalam sambutannya, Salman meminta kepada sejumlah pejabat penting pemerintah dari beberapa negara agar penyelenggaraan haji dijadikan ajang untuk menyatukan umat yang beragam secara kultur dan pemahaman agama.

Hal seperti ini, diharapkan dapat terus terjalin khususnya dalam menyikapi perbedaan yang ada. “Saudaraku sesama Muslim, sesungguhnya Islam itu agama damai dan adil (tegak-lurus, red), agama persaudaraan, kasih sayang, dan kebaikan. Namun apa yang terlihat dalam pergerakan dunia Islam  saat ini, di beberapa belahan dunia justru terjadi peperangan, perpecahan, pengorbanan untuk memperoleh kekuasaan. Padahal semestinya kita berdiri satu barisan atas kalimat yang sama (Islam, red) untuk mencegah terjadinya perpecahan itu,”  Ujar Raja Salman dalam sambutan di hadapan beberapa pejabat penting dari sejumlah negara.

Untuk diketahui, pertemuan yang berlangsung di Mina baru-baru ini dihadiri oleh Presiden Pakistan Mamnun Husain, Wakil Presiden Sudan Hasbu Muhammad Abdurrahman, Kepala Kementerian Nigeria Bariji Rafini, Menteri Pertahanan Yordania Dr. Hani Al Mulqi, Mantan Kepala Kementerian Mali Musa Maro, Ketua Parleman Turki Ismail Kahraman, Ketua Parlemen Mali Isaq Sidibe, Ketua DPR Republik Indonesia Ade Komaruddin, Misbahul Ulum dari MUI, Ketua Legislatif Jibouti Muhammad Ali Humd, Ketua Senat Afganistan Fadl Hady Mumlimyar, Ketua Senat Malaysa, Ketua Dewan Permusyawaratan Maldev Abdullah Masih dan beberapa pejabat penting dari negara-negara Islam.

Selain mengajak umat Muslim bersatu, Raja Salman juga mengimbau agar masing-masing negara berdoa untuk keselamatan jemaah haji dalam menjalankan ibadahnya. Orang nomor satu di Saudi ini, menyampaikan sabda Nabi Muhammad SAW terkait penunaian rukun Islam yang kelima akan diganjar dengan penghapusan dosa manakala dikerjakan tanpa ada perbuatan fasik.

Menurut Raja Saudi, negara yang dipimpinnya siap merangkul umat Muslim dari berbagai penjuru dunia khususnya dalam penyelenggaraan jemaah haji. Beliau pun mengklaim bahwa, Lembaga Pemerintah Saudi telah menyiapkan berbagai upaya pengaman dan pelayanan yang baik bagi jemaah haji seluruh dunia tanpa memandang perbedaan politik dan mazhab. Oleh karena itu, kefanatikan terhadap mazhab atau golongan tertentu yang berimbas pada perpecahan seharusnya dapat dihindari. (fh/Almadina)


Back to Top