Saingi ‘Amazon’ dan ‘Alibaba’, Situs Belanja Online Ini Bidik Konsumen Muslim dengan Produk Halal

(gomuslim). Jumlah perusahaan e-commerce yang semakin bertambah membuat banyak inovasi baru bermunculan. Apalagi untuk konsumen muslim, jumlah kelas menengah Muslim yang sekarang menghabiskan lebih dari $ 100 miliar per tahun belanja online pun terus meningkat. Karena itu, banyak e-commerce hadir lewat beragam inovasi produk dan konsep kreatif demi menarik minat para konsumen.

Seperti baru-baru ini diluncurkan, platform belanja online yang menjual produk-produk halal berskala internasional. Dengan nama Zilzar, perusahaan e-commerce asal Malaysia ini jeli membidik pasar produk muslim needs untuk masyarakat dunia. Zilzar yakin bisa menarik lebih banyak Muslim ke situsnya seperti bekerja dengan berbagai instansi untuk memilih dan hanya orang-orang pedagang bersertifikat halal dan produk yang terdaftar di toko online mereka. Untuk konsumen non-Muslim itu belum tentu jelas apa yang halal dan apa yang tidak dalam produk. Dalam platform Zilzar.com, konsumen tidak akan mendapati produk berbahan daging babi atau alkohol, meskipun bahan-bahan tersebut sering ada di kosmetik, suplemen vitamin, dan lainnya.  

Situs dari www.zilzar.com ini didisain untuk menyaingi pendahulunya, yaitu e-commerce Amazon dan Alibaba. Tapi, Zilzar mengambil pasar sendiri, yaitu konsumen muslim. Dalam bahasa Arab, Zilzar berarti gempa bumi. Seperti dilansir dari publikasi TheGuardian, munculnya situs daring Islam ini diungkapkan oleh Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Abdul Razak, dalam pertemuan Forum Ekonomi Negara-Negara Islam Sedunia. Menurut PM Malaysia, situasi dan kondisi saat ini sangat pas bagi pengusaha kecil dan menengah di negara-negara Muslim untuk saling bekerjasama. Kata PM Najib, para pengusaha kecil dan menengah ini sedang memerlukan bantuan untuk bisa saling terhubung.  

Pasar global untuk produk dan jasa halal tidak hanya berupa makanan dan kebutuhan pokok, namun juga jasa keuangan yang saat ini bernilai tidak kurang dari USD 1,6 triliun (setara dengan Rp. 22 triliun). Dalam dua tahun, jumlah ini diperkirakan melonjak hampir dua kali lipat. Penduduk Muslim dunia saat ini berjumlah 1,6 milyar jiwa dan merupakan pasar potensial bagi produk dunia. Populasi umat Islam berkembang tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan dengan rata-rata pertumbuhan global.  Seperti pendahulunya Amazon dan Alibaba, Zilzar juga menyediakan platform bagi penjual dan pembeli untuk bertransaksi. Bisnis intinya adalah usaha kecil, menengah, dan kaum muda.

CEO Zilzar Rushdi Siddiqui memperkirakan dalam tiga bulan situs ini akan memiliki penyalur produk halal lebih banyak dari Alibaba yang berpusat di Cina. “Kami akan melampaui penyalur Alibaba dan  akan mengguncangkan pasar karena bisnis ini bertujuan memberdayakan konsumen dan menciptakan lapangan pekerjaan, “ tambah Rushdi.

Menurut Rushdi, teknologi adalah penyeimbang di dunia modern. “Bantuan tidak akan menyelamatkan umat Islam di pasar berkembang. Untuk itu, Zilzar  ingin memberi mereka kail. Meski didominasi layanan keuangan dan asuransi, situs belanja online ini  menyediakan produk utama industri halal, termasuk fashion, makanan, pariwisata, logistik, hiburan, produk farmasi, vaksin, dan kosmetik. Produk yang ditawarkan di Zilzar.com sudah diperiksa oleh lembaga halal internasional.

Menurut Majalah Time, pasar halal internasional sendiri berkembang sangat pesat. Nilainya tidak kurang dari USD 1 triliun atau kurang lebih Rp 20 triliun. Sejumlah pemain besar adalah negara industri non-Muslim seperti Amerika Serikat, Brasil, Belanda, dan Jerman.

Kini, sejak resmi diluncurkan pada akhir tahun 2014, Zilzar bermain di pasar platform online yang akan khusus melayani konsumen Muslim dalam  mencari produk dan jasa halal. Konsumen di Zilzar dapat perdagangan produk dari tasbih dan Alquran  sampai hijab dan vitamin. Semua penjual dan produk sudah  diverifikasi oleh badan sertifikasi halal dunia di.

Zilzar saat ini meliputi 7 negara-negara Muslim dengan populasi dua miliar, ditambah 100 juta Muslim di luar negeri Muslim yang beroperasi dengan lebih 15.777 pedagang dari pasar Muslim dan 1.575 pemasok halal, yang jumlah tertinggi pemasok halal pada platform ini mencakup 10 negara asal suplier di seluruh dunia, di antaranya adalah  jumah produsen Cina (4237); Malaysia (3668); Indonesia (1547); Singapura (789); Thailand (562); AS (373); India (330); Afrika Selatan (311); Inggris (274); dan Filipina (216).  Selain itu, Zilzar juga merupakan mitra dari beberapa perusahaan di berbagai industri termasuk MasterCard, Hong Leong Islamic Bank Berhad (HLIB), International Centre for Education di Islamic Finance (INCEIF), Halal Development Corporation (HDC), dan Young Entrepreneur Development Partner Crescentrating. (fau/dbs)


Back to Top