BNI Asset Management Segera Luncurkan Reksa Dana Syariah dengan Fitur Wakaf Dompet Dhuafa

(gomuslim). Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia adalah negara yang sangat berpotensi di dunia Perbankan Syariah. Setelah Bank Syariah, muncul investasi berprinsip Syariah yaitu Reksa Dana Syariah. Pada tahun 2015, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahkan secara khusus mencanangkan Program Tahun Pasar Modal Syariah karena perkembangan Reksa Dana Syariah cukup pesat. Hal ini membuktikan investasi berbasis syariah sangat mendapat tempat di Indonesia.

Terkait perkembangan Reksa Dana Syariah tersebut, di pertengahan tahun ini, BNI Asset Management bersama dengan Dompet Dhuafa menandatangani nota kesepahaman terkait inovasi produk Reksa Dana Syariah dengan fitur wakaf. Produk bernama “Reksa Dana Syariah Wakaf BNI-AM Dana Dompet Dhuafa” tersebut pun menjadi pionir di industri Reksa Dana Syariah.

Vice President Channel Distribution BNI Asset Management Harris S Dalimunthe mengatakan Reksa Dana Syariah Wakaf BNI-AM Dana Dompet Dhuafa kini sudah mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan untuk fitur reguler pun sudah berjalan seperti biasa. Namun, tambah Harris, untuk fitur-fitur Platinum dan Gold masih dalam persiapan sistem pendukung, materi-materi pemasaran, formulir dan sebagainya. “Segera  dalam waktu tidak lama lagi kami bersama Dompet Dhuafa akan memperkenalkan produk investasi reksa dana dengan fitur wakaf ini kepada khalayak umum,” ungkap Harris, seperti dilansir dari publikasi AkuCintaKeuanganSyariah.

Sebelumnya, Harris menjelaskan bahwa  Reksa Dana Syariah Wakaf BNI-AM Dana Dompet Dhuafa kategori reguler ini masyarakat umum tetap dapat berinvestasi di BNI-AM Dana Dompet Dhuafa dan men dapat pokok investasi, serta hasil kinerja reksa dana dalam capital gain atau bagi hasil. Namun, secara tidak langsung investor reguler ini juga berwakaf, karena BNI-AM mewakafkan sepertiga dari management fee yang dibayar investor kepada Dompet Dhuafa.

Sedangkan pada  kategori Gold, investor hanya mewakafkan bagi hasil yang diperolehnya dari pengelolaan reksa dana. Dompet Dhuafa yang berlaku sebagai nazhir akan menyalurkannya untuk diinvestasikan kembali ke unit penyertaan BNI-AM Dana Dompet Dhuafa. Sementara, pada kategori Platinum, investor mewakafkan seluruh pokok investasi dan bagi hasil dari reksa dana BNI-AM Dana Dompet Dhuafa. Sistemnya adalah Nazhir akan menerimanya sebagai wakaf dan nazhir akan reinvestasikan lagi ke BNI Asset Management menjadi unit penyertaan reksa dana.

Sementara itu, Presiden Direktur BNI-AM Reita Farianti mengatakan, per 31 Mei 2016, BNI-AM mempunyai dana kelolaan sebesar Rp 14,7 triliun dan berkonsentrasi dalam menciptakan produk inovatif. Katanya, salah satu strategi promosi yang dilakukan adalah dengan rebranding produk BNI-AM Dana Syariah menjadi BNI-AM Dompet Dhuafa.

BNI-AM Dana Syariah pertama kali diluncurkan pada 21 April 2004. Reksa dana ini mempunyai horizon investasi jangka panjang dengan kinerja produk 5,72 persen (per  Mei 2016), di atas performa industri reksa dana pendapatan syariah yang sebesar 5,2 persen. Untuk menambah benefit bagi pemegang unit penyertaan, reksa dana BNI-AM Dompet Dhuafa pun berencana membagikan dividen bagi hasil setiap kuartal dengan indikasi target bagi hasil sebesar enam persen per tahun. (fau/acks/dbs)


Back to Top