Muslim Fashion Karya Designer Indonesia Ini Jadi Primadona di Ajang ‘New York Fashion Week’

(gomuslim). Muslim fashion dunia semakin bersinar. Karena itu, selain bentuk kreativitas para designer yang semakin beragam, banyak event fashion show berlangsung untuk mengapresiasi karya-karya tersebut di tingkat nasional bahkan internasional. Seperti baru-baru ini, sebuah event fashion show berskala internasional berlangsung di New York. Pada perhelatan bergengsi tersebut, Indonesia diwakili oleh satu-satunya designer muslimah yang mempresentasikan busana hijab di event New York Fashion Week (NYFW) 2016, yaitu Anniesa Hasibuan.

Designer berusia 30 tahun ini membuat sejarah di New York Fashion Week  pada (12/09/2016) di arena catwalk The Dock Skylight Moynihan Station, New York. Dengan koleksinya yang diberi nama D'Jakarta, Anniesa menampilkan 48 koleksi busana yang  terdiri dari 38 busana ready to wear dan 10 busana gaun malam. Dengan gaya modest muslim, karya Anniesa menjadi primadona dalam acara fashion paling bergengsi di New York yang sebelumnya telah  melambungkan nama desainer Michael Kors, Marchesa dan Betsy Johnson tersebut.

 

 

Kehadiran Anniesa memang cukup mengejutkan. Anniesa diundang karena karya-karya Anniesa awalnya hanya dikenal dikalangan industri Couture Fashion yang digelar di kota yang sama. Kata Anniesa, awalnya ia melakukan fashion show di Couture Fashion Week beberapa kali. Setelah itu, ada Event Organizer dari Couture Fashion Week menyarankan untuk maju ke ajang yang lebih bergengsi lagi yaitu New York Fashion Week The Show. Artinya, ini adalah main show dari seluruh rangkaian Fashion Week.

“Setelah melihat karya aku sebelumnya di New York Couture Fashion dengan tema Pearl Asia, produser dari New York Fashion Week sangat tertarik. Lalu kita diajak ikut kurasi, presentasi dan sebagainya. Hasilnya, di luar dugaan, mereka sangat senang karena menurut mereka ini adalah pertama kali pertama modest wear ada di New York Fashion Week”, jelas Anniesa, seperti dilansir dari publikasi VOA.

Anniesa memang perancang mode pertama Indonesia yang mampu menembus ajang resmi New York Fashion Week (NYFW) yang diselenggarakan oleh IMG. NYFW diperkenalkan pertama kali pada tahun 1943 oleh produser fashion Elanor Lambert dengan tujuan menjadikan New York sebagai kiblat fashion dunia, menyaingi Paris dan Milan.

Sebelum mendapat banyak kesempatan bergengsi seperti NYFW, Anniesa memulai langkahnya di dunia bisnis dengan membangun dari nol sebuah biro perjalanan Haji dan Umrah First Travel bersama sang suami Andika Surachman. Selain disibukkan dengan aktivitas di First Travel yang menjadi bisnis utamanya bersama suami, Anniesa bertekad terus mengembangkan diri. Kecintaannya terhadap dunia fashion sesungguhnya sudah dimilikinya sejak lama. Selama ini, dirinya hanya menyalurkan bakat  mendesain pada busana yang dikenakannya untuk keperluan pribadi. Namun takdir berkata lain, orang-orang banyak yang mengagumi rancangannya.Sebagai pendatang baru di dunia fashion, Anniesa pun tak berharap muluk, karena waktu itu ia hanya berniat menyalurkan hobinya.  

Pada suatu kesempatan, busana rancangannya  diundang untuk fashion show di London pada awal tahun 2015. Kesempatan tersebut membuat namanya semakin naik daun saat peragaan busana bertajuk "Ziryab Fashion Show-Kaftan Festival 2015" di Westfield London, Inggris pada Maret 2015. Sepulangnya dari London, Anniesa lansung melejit bak ‘kuda hitam’ di dunia fashion Indonesia. Ia kembali menampilkan karyanya di Couture Fashion Week, New York 2015 dengan mengusung tema “Sasikirana”. Setahun berselang, Anniesa kembali tampil di Couture Fashion Week, New York 2016 dengan mengusung tema “Pearl Asia”. Portofolio karya Anniesa bisa diakses lewat laman: www.anniesahasibuan.com. (fau/voa/muslimgirl/dbs)

 

 

 


Back to Top