Dibantu Anggota Kepanduan, Ibu Lansia dan Anaknya Kembali Bersatu Setelah Terpisah di Masjidil Haram

(gomuslim). Baru-baru ini netizen di Arab Saudi dihebohkan dengan seorang ibu lansia menangis karena kehilangan putranya, peristiwa itu terjadi setelah shalat Maghrib di Masjidil Haram. Anggota Kepanduan Saudi  yang menemukan ibu tersebut dan langsung membawanya ke kantor mereka yang terletak di sekitar Masjidil Haram. Wanita yang sudah membungkuk itu terus menangis dan meminta untuk dibantu agar dapat bertemu dengan putranya.

Ketika itu kondisi Masjidil Haram penuh sesak dengan kunjungan jutaan jemaah haji. Sehingga pencarian pun tidak dapat dilakukan dengan cepat.  Namun beberapa anggota kepanduan tidak tinggal diam, mereka sibuk mencari cara untuk dapat mempertemukan ibu tersebut dengan anaknya. Seorang anggota kepanduan menyempatkan diri untuk merekam peristiwa ini, dalam video rekaman yang terlihat, sampai pukul 22:45 WSA sang ibu belum bertemu dengan putranya.

Namun setelah dimintai keterangan lebih lengkap mengenai pemuda yang dicari, anggota Pramuka berusaha untuk menghubungi nomor ponsel putra dari jemaah haji lansia ini. Tidak lama setelah itu, seorang pemuda yang merupakan anak dari ibu tersebut datang ke kantor anggota kepanduan dan akhirnya mereka berdua bertemu tepat di kantor yang tidak jauh dari Masjidil Haram. Suasana di ruangan kantor tersebut menjadi haru ketika sang ibu menangis dan memeluk putranya.

Sejatinya ibu tersebut tidak sanggup berjalan lebih lama, hal ini terlihat ketika menghampiri putranya dengan membungkuk dan langkahnya pun terlihat gontai. Ternyata ibu tersebut melakukan ibadah haji dengan bantuan kursi roda yang di dorong oleh anaknya sendiri.

Diduga peristiwa ini terjadi karena Kondisi Masjidil Haram yang ramai, sehingga membuat ibu dan anak tersebut terpisah usai melakukan shalat Maghrib, lantas karena kondisi yang penuh sesak sang anak sulit untuk menemui ibunya demikian pula sebaliknya. Hal ini disebabkan shaf shalat mereka berbeda, sehingga sang ibu terpisah dengan putranya di Masjidil Haram.

Kemungkinan besar peristiwa seperti ini kerap terjadi, namun saat ini untuk menemukan seorang jemaah dapat dilakukan dengan adanya gelang haji elektronik yang dapat melacak keberadaan jemaah. Sistem baru ini, dinyatakan efektif untuk melacak keberadaan jemaah haji yang tersesat.  Adapun Organisasi Gerakan Kepanduan di Saudi sejatinya telah bekerjasama untuk membantu jemaah haji. Koordinasi antara Gerakan Kepanduan Saudi dan Kementerian Haji dan Umrah dilakukan secara resmi dan hal ini telah beralangsung dalam beberapa tahun sebelumnya.

Video berdurasi 2 menit 20 detik ini, beredar secara viral melalui media sosial Twitter, beragam komentar netizen terkait terjadinya pristiwa yang mengaharukan ini. Secara keseluruhan mereka memuji sikap anggota kepanduan yang humanis. Video kronologi pertemuan ibu dan anak ini dapat langsung diakses di http://bit.ly/2cM65jn. (fh/Akhbar24)


Back to Top