Kampoeng Popsa Jadi Andalan Sentra Kuliner Halal di Makassar

(gomuslim). Perkembangan pariwisata halal yang sedang gencar dilakukan Indonesia juga sampai ke Makassar. Kota ini menjadi salah satu kota yang jadi perhatian Pemerintah, dalam hal ini Kementrian Pariwisata (Kemenpar) dalam memaksimalkan bibit-bibit postensi wisata halal dari Sabang sampai Merauke. Makassar yang terkenal dengan Pantai Losarinya ini juga tak mau kalah dalam mengembangan konsep pariwisata halal, salah satunya adalah dengan menghadirkan destinasi kuliner halal yang ramah bagi wisatawan muslim lokal maupun mancanegara, yaitu Kampoeng Popsa.

Lewat Kampoeng Popsa, Makassar menyediakan destinasi wisata kuliner halal yang bisa menjadi pilihan apik untuk menikmati pemandangan Pantai Losari sambil menikmati sajian kuliner khas Makassar. Tak hanya itu, karena pesona dan ciri khasnya, Kampung Popsa masuk ke dalam nominasi Kategori Sentra Kuliner Halal Terbaik dalam Kompetisi Pariwisata Halal Nasional 2016 yang bersaing dengan Kantin Halalan Thoyyiban Univ. Brawijaya (Malang, Jawa Timur) dan Kantin Salman ITB Bandung (Bandung, Jawa Barat).

Keberadaan Kampoeng Popsa yang berada tepat di jalan Penghibur di depan Benteng Rotterdam membawa nuansa tersendiri bagi masyarakat yang ingin menikmati menu makanan dan panganan kecil di pinggir pantai Makassar. Panorama Pantai Losari yang tampak langsung dari Kampung Popsa juga membuat suasana homey lebih terasa. Bahkan para penggemar Rumah Makan Popsa juga dimanjakan dengan sambungan Wi-fi yang terbilang cukup kencang. Pada saat Weekend, Kampung Popsa sangat ramai dengan pengunjung. Bahkan beberapa artis ibukota pun sering meluangkan waktu dan nongkrong di Kampung Popsa untuk mengisi akhir pekan.

Seperti food court pada umumnya, Kampoeng Popsa  juga mempunyai tenant-tenant yang menyediakan beragam menu mulai dari makanan khas Makassar hingga makanan Asia. Publikasi HalloMakassar menginformasikan bahwa beberapa tenant Kampoeng Popsa menerapkan pelayanan self-service namun ada pula yang tidak. Beberapa tenant yang berada di Kampoeng Popsa di antaranya Kebab Turki, Supper Pepper, Texas Fried Chicken, hingga beberapa stand Frozen seperti Miami dan King Berr’s. Dengan pilihan makanan asing tersebut, Kampung Popsa tentu juga menghadirkan kuliner khas Makassar yang menjadi favorit para konsumen, yaitu mie bebek, nasi goreng merah, mie titi, coto Makassar, ikan bakar, pisang ijo dan lain-lain.

Adapun nama Popsa sendiri adalah singkatan dari Persatuan Olahraga Perahu Motor dan Ski Air. Seperti dilansir dari publikasi Indonesia Explorer, nama ini dipilih karena dahulu tempat ini merupakan lokasi bagi para komunitas olahraga air yang dipimpin oleh Andi Matalatta dan hobi tersebut menurun ke anak dan cucunya. Andi Rahmat Ilhamsyah Matalatta salah satu cucu Andi Matalatta melihat potensi dari wisata pantai dan olahraga air yang dapat dijadikan peluang bisnis menjanjikan. Dengan pemikiran itulah, food court Kampung Popsa ini diharapkan menjadi ‘Pujaanku’, yaitu singkatan dari: “Pusat Jajanan Kuliner” yang  akan menjadi  tempat kongkow mengasyikan bagi masyarakat Makassar, atau orang-orang yang berkunjung ke Makassar.

Selain itu, Kampoeng Popsa ini memiliki desain arsiterktur yang unik dengan padu-padan interior unsur kayu yang dominan. Pada lantai satu ada kumpulan tenant yang berjejer mengelilingi area indoor lantai satu hingga ke area outdoor yang menjorok ke laut. Sedangkan di bagian tengah ruangan ada area makan, sebuah kolam ikan dan panggung untuk live music yang akan hadir menghibur pada hari-hari tertentu. Area outdoor lantai satu sedikit menjorok ke laut bisa menjadi tempat duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sunset Losari.

Kampoeng Popsa buka mulai Pukul  10.00 pagi dan tutup Pukul 23.30 WITA. Waktu terbaik bagi para wisatawan yang ingin melancong ke Makassar dan mampir ke Kampoeng Popsa adalah datang di sore hari sambil menanti sunset dan berlanjut hingga malam. Karena waktu malam, suasana Kampoeng Popsa bisa semakin asyik dinikmati bersama keluarga, pasangan, atau teman-teman dalam suasana malam Pantai Losari yang indah. (fau/dbs)


Back to Top