Haji 1437 H/ 2016 M

Hari ini Kloter Pertama Mendarat di Tanah Air, 700 Haji Dipastikan Pulang Melalui Filipina

(gomuslim). Ahad hari ini (18/09/2016) Jemaah haji kelompok terbang pertama debarkasi Banjarmasin (BDJ 01) akan menjadi jemaah haji pertama yang mendarat di tanah air. Kloter pertama musim haji 2016 ini meninggalkan tanah suci pada Sabtu (17/09/2016) tengah malam waktu Arab Saudi.

"Malam ini jadwal kepulangan jemaah haji dari Mekkah ke Bandara Internasional King Abdul Azizi di Jeddah," kata Kepala Daker Mekkah Arsyad Hidayat usai membantu jemaah dalam proses pemberangkatan menuju Jeddah,  Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Waktu Arab Saudi.

BDJ 01 adalah kloter pertama jemaah haji Indonesia gelombang pertama yang dipulangkan ke Tanah Air, selanjutnya terus secara berkelanjutan dipulangkan hingga Oktober ini. Kloter BDJ 01 dengan jumlah jemaah 300 orang sebelumnya menempati gedung 902 di Misfalah, Mekkahdi berangkatkan dengan tujuh bus Rabitat Mekkah terlihat merapat ke pemondokan 902, Hotel Jauharat Al Adham, di kawasan Misfalah.

Pulang Melalui Filipina

Selain kembali dari tanah suci ke tanah air melalui berbagai debarkasi di seluruh Indonesia, ternyata teradapat sekitar 700 warga Negara Indonesia yang segera pulang ke kampung halaman melalui Filipina. Ternyata, bukan hanya 177 calon Jemaah haji yang tertangkap di Bandara Manila seperti ramai diberitakan sebelum ini. Sudah ada 700 jemaah dari Indonesia lainnya lolos terbang ke tanah suci melalui Manila.

700 jemaah warga Negara Indonesia itu selama berada di tanah suci memang bergabung bersama rombongan haji Filipina lainnya, mulai dari hotel di Madinah, Mekkah dan selama di Arafah 700 jemaah tersebut terpantau berada di maktab Filipina.

Seperti diketahui, dari sekitar 4000 kuota haji Filipina, masih ada sekitar 1000 kursi yang tidak terisi dan kesempatan tersebut dimanfaatkan secara illegal untuk memberangkatkan Jemaah haji dari Indonesia. 177 calon Jemaah digagalkan, tetapi 700 lainnya lolos hingga menyelesaikan ritual haji sampai selesai.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Kemenlu dan Kemenkumham terkait kepulangan 700 Warga Negara Indonesia yang berhaji dengan menggunakan paspor Filipina. Tim Kemenag dan Kemenlu sedang menuju Manila untuk mengantisipasi kepulangan mereka yang akan berlangsung dari 19 hingga 27 September.

"Intinya, kita ingin mereka bisa segera kembali ke Tanah Air, apakah bisa langsung atau kah ke Filipina terlebih dahulu. Karena dokumen perjalanan mereka Filipina dan tiketnya juga Filipina," kata Lukman di Jeddah.

Persoalan 700 haji Indonesia berpaspor Filipina ini terkait keimigrasian. Pihaknya juga melakukan koordinasi dengan kepolisian dalam menyikapi persoalan tersebut. Ada tiga tim yang menuju Filipina untuk mengantisipasi kepulangan jemaah haji Indonesia berpaspor Filipina tersebut.

“Mudah-mudahan kasuas haji paspor negara lain ini menjadi pelajaran kita bersama. Dalam evaluasi haji nanti ini akan menjadi atensi kami,”pungkas Lukman. (mmmch)


Back to Top