Ramah Wisatawan Muslim, Archipelago International Terima Penghargaan Grup Hotel Terbaik Versi Salam Standard

(gomuslim). Perjalanan merupakan salah satu bagian dari gaya hidup umat Muslim. Selain Haji dan Umrah, umat muslim juga sering melakukan perjalanan, baik untuk tujuan bisnis ataupun berlibur. Karena itu, dalam perjalanan tersebut menjadi penting bagi mereka untuk mendapatkan akomodasi yang menganut persyaratan halal. Pariwisata halal pun kian naik daun di beberapa Negara yang mulai menerapkan konsep produk yang sesuai ajaran Islam.

Untuk industri perhotelan sendiri, hal tersebut berarti memenuhi syarat keagamaan dengan tersedianya perlengkapan beribadah maupun hal lain yang memungkinkan wisatawan Muslim untuk melaksanakan ibadah. Apalagi di Indonesia yang terkenal sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia telah menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan tempat tujuan wisata halal beberapa tahun terakhir. Hal itu tidak hanya menjadi potensi menarik bagi wisatawan asing, terutama wisatawan dari Timur Tengah, tapi juga bagi wisatawan domestik.

Baru-baru ini, sebuah grup perusahaan hotel dan resort Archipelago International telah diakui sebagai pelopor di pasar wisata halal global oleh Salam Standard, yaitu sarana referensi hotel online yang inovatif dan didedikasikan untuk wisatawan Muslim. Archipelago International dianugerahi gelar pemenang pada kategori Grup Hotel Terbaik di antara lebih dari 20.000 properti dunia yang menjadi bagian sarana referensi online pada program perdana Penghargaan Salam Standard, di mana program ini memberikan penghargaan kepada grup-grup hotel, tempat-tempat tujuan, bandara, serta kegiatan-kegiatan unggulan yang berada pada kawasan wisata yang ramah muslim.

Adapun Archipelago International memiliki lebih dari 60 hotel yang telah terdaftar di Salam Standard, di antaranya 31 hotel masuk dalam klasifikasi Bronze Standard, yang berarti mereka menyediakan tanda petunjuk kiblat di dalam kamar, sajadah, dan Alquran sesuai dengan permintaan, sementara 21 hotel lainnya memenuhi persyaratan untuk masuk dalam klasifikasi Silver Standard di mana hotel tersebut menyediakan fasilitas yang diberikan oleh Bronze Standard, serta menawarkan informasi tentang restoran halal di sekitar hotel dan tidak menawarkan atau menampilkan minuman beralkohol pada mini-bar di kamar. Pada tingkat tertinggi, 16 hotel telah memenuhi Gold Standard, di mana hotel-hotel tersebut menawarkan pilihan yang paling akomodatif bagi para wisatawan Muslim serta menyajikan makanan halal di masing-masing hotel dan telah disertifikasi oleh lembaga sertifikasi halal yang diakui.

"Hotel-hotel Archipelago International juga menonjol sebagai pelopor dalam pasar perjalanan halal global dengan menawarkan produk serta pelayanan yang memenuhi kebutuhan tertentu bagi wisatawan Muslim. Kami memberikan pujian kepada upaya Archipelago International yang telah menyediakan pilihan perjalanan yang ramah Muslim sehingga serasa di rumah sendiri," ujar Faeez Fadhlillah, pendiri Salam Standard, seperti dilansir dari publikasi Venuemagz.

Penghargaan yang diberikan dinilai oleh sebuah panel yang ahli dalam perjalanan Muslim dengan kriteria seperti ketersediaan dan berbagai pelayanan maupun fasilitas yang ditawarkan bagi wisatawan Muslim, termasuk konsep promosi dari wisata halal secara lokal dan internasional. adapun Grup Hotel Archipelago telah tersebar di beberapa Negara, termasuk di Indonesia, yaitu Pulau Jawa, Bali, Medan, Pekanbaru, Manokwari, Lombok, dan masih banyak lagi. Beberapa brand hotel dalam Grup Archipelago adalah Hotel Aston, Favehotel, NEO Hotel, Royal Alana, Kamuela, Harper, dan Quest Vibe.


 

Selain itu, Tenaiya Brookfield Wakil Presiden Pemasaran dan Penjualan Archipelago International mengatakan pihaknya merasa terhormat untuk menerima penghargaan bergengsi ini dan akan melanjutkan upaya  untuk menjadi perusahaan manajemen hotel pilihan bagi para tamu. Dia juga harap keseluruhan proses dari awal pemesanan, check-in, menginap, hingga check-out merupakan proses yang mudah dan mulus bagi para tamu.

Salam Standard merupakan aplikasi untuk memberi informasi kepada wisatawan muslim untuk memilih akomodasi yang sesuai kaidah Islam. Sampai saat ini, lebih dari 20.000 properti hotel di seluruh dunia telah bergabung dengan Salam Standar, seperti jaringan hotel AccorHotels, Movenpick Hotels & Resorts, Rotana Hotels & Resorts, Anantara Hotels & Resorts, dan Rixos Hotels. Di Indonesia, jaringan hotel Archipelago Hotel, Tauzia Hotel Management, dan Berjaya Hotels & Resorts juga telah bergabung dengan Salam Standard.

Standar tersebut dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Perunggu, Perak, dan Emas. Penetapan ketiga kategori tersebut tergantung dari amenities dan pelayanan yang diberikan oleh setiap hotel tersebut. Misalnya, untuk kategori Perunggu, hotel tersebut harus menyediakan sajadah dan petunjuk arah kiblat di setiap kamar. Untuk kategori Perak, pihak hotel harus menyediakan daftar restoran halal yang ada di sekitar hotel, serta tidak boleh ada minuman beralkohol di mini bar setiap kamar. Sementara itu, hotel dengan kategori Emas wajib memiliki sertifikat makanan halal dari lembaga sertifikasi yang diakui. (fau/venue/dbs)


Back to Top