Kementrian Pariwisata Umumkan Pemenang Anugerah Pariwisata Halal Nasional 2016

(gomuslim). Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama Tim Percepatan dan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) memberikan penghargaan ‘Anugerah Pariwisata Halal Terbaik’ kepada para pemenang Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016. Pengumuman para pemenang KPHN 2016 yang terbagi dalam 15 kategori itu berlangsung di Hotel Sofyan Betawi, Jakarta Pusat, Rabu (21/9/2016).

Penyelenggaraan KPHN 2016, yang diselenggarakan untuk pertama kalinya, disambut positif oleh masyarakat, terutama para pemangku kepentingan (stakeholder) pariwisata; daerah atau destinasi pariwisata dan industri pariwisata. Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan mengatakan hal itu terlihat dari jumlah peserta KPHN 2016 yang semula ditargetkan hanya 100 peserta. Namun kata Riyanto, ternyata jumlah pendaftarnya  mencapai 117, sehingga akhirnya TP3H dan juri KPHN 2016 menetapkan 111 nominator untuk 15 kategori.

Ia menambahkan, antusiasme masyarakat juga terlihat pada saat Kemenpar dan TP3H melakukan voting terbuka melalui website www.halaltourism.id  atau tautan: http://www.mlife.id dan http://svy.mk/2bZnYK2,  sejak 26 Agustus hingga 15 September 2016 untuk memilih 111 nominator favorit. Adapun, tambah Riyanto, jumlah peserta mencapai 115.462 atau jauh melampaui target semula yang hanya 50 ribu.

Secara khusus Riyanto menyampaikan ucapan terima kasih kepada 111 peserta yang telah menjadi nominator dan calon peserta sebelumnya yang telah ikut mendaftar namun belum berhasil terpilih menjadi nominator serta kepada seluruh voters dan masyarakat yang memberikan perhatian dan dukungannya untuk KPHN 2016

Riyanto Sofyan  mengatakan ada tiga aspek penting dalam penilaian KPHN 2016  yaitu; pertama profile meliputi profil destinasi atau usaha dan komitmen pada kepatuhan untuk memenuhi kebutuhan wisatawan muslim, sertifikasi halal untuk produk makanan dan minuman, penyediaan fasilitas kemudahan untuk beribadah, dan komitmen yang tergambar dalam kebijakan, strukturorganisasi, kepemimpinan, system operasional;  kedua key achievements menggambarkan performance destinasi atau usaha, data pasar dan perkembangannya, capaian dan target pasar, kepuasan konsumen, kinerja keuangan, sistem prosedur dan pembinaan SDM; dan ketiga unique characteristics merupakan inovasi dan terobosan produk dan pelayanan yang sesuai pada komitmen pemenuhan kebutuhan wisatawan muslim.

Selain itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya  juga menegaskan kembali tekad Indonesia ingin menjadi destinasi pariwisata halal nomor satu dunia pada tahun 2019. “Halal tourism menjadi fokus kita karena sudah memenuhi syarat 3S (size, sustainable, dan spread). Size  pasar wisata halal sangat signifikan, yaitu dari 6,8 miliar penduduk dunia,  1,6 miliar di antaranya adalah muslim  dan 60 persen usianya di bawah 30 tahun, “ ungkap Menpar.

 Menurut laporan  Comcec Report February 2016 Crescentrating, pada 2tahun 014 ada 116 juta pergerakan halal traveler dan diproyeksikan tahun 2020 akan menjadi 180 juta perjalanan atau naik 9,08%, sementara di Indonesia dalam 3 tahun terakhir ini juga naik rata-rata 15,5%.  Tercatat  total pengeluaran wisatawan muslim dunia tahun 2014 mencapai 142 miliar dolar AS.

Selain itu, wisata halal dunia juga memiliki sustainability atau growth   tinggi mencapai  6,3%, atau lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,4%  maupun pariwisata ASEAN  sebesar 5,5%. Sementara, spread atau benefit juga besar. Tercatat untuk pengeluaran wisatawan mancanegara (wisman) dari Arab Saudi rata-rata sebesar 1.750 dolar AS per kunjungan/wisman dan wisman UAE 1.500 dolar AS per kunjungan/wisman, atau lebih besar dibandingkan pengeluaran wisman dari Asia yang rata-rata 1.200 dolar AS per wisman/kunjungan.

Arief pun berharap kekuatan  pariwisata nasional yang terhimpun dalamPentahelix (akademisi, pelaku bisnis, komunitas, pemerintah, dan media) bersinergi untuk meningkatkan daya saing pariwisata halal Indonesia di tingkat global. “Saat ini   menurut Global Muslim Travel Index (GMTI, 2016) Indonesia masih berada di  peringkat ke-4 dalam Top 10 Halal Friendly Holiday Destination  dunia,” pungkasnya.

Adapun, pemberian penghargaan Anugerah Pariwisata Halal Terbaik 2016 untuk 15 kategori tersebut meliputi; (1) Airport Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. (2) Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. (3) Resort Pantai Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. (4) Biro Perjalanan Wisata Halal Terbaik. (5) Website Travel Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. (6) Destinasi Bulan Madu Ramah Wisatawan Muslim Terbaik. (7) Operator Haji dan Umroh Terbaik. (8) Destinasi Wisata Halal Terbaik. (9) Destinasi Kuliner Halal Terbaik. (10) Destinasi Budaya Terbaik. (11) Sentra Kuliner Halal Terbaik.(12) Pusat Belanja Ramah Wisatawan Muslim. (13) Restoran Halal Terbaik. (14) Daya Tarik Wisata Terbaik dan (15) Kuliner Halal Terbaik. (fau/kemenpar)


Back to Top