Rayakan Keberagaman di Negeri Paman Sam, Muslim New England Gelar Festival Islam

(gomuslim). Baru-baru ini, Muslim Amerika di New England, Boston mengundang komunitas di Kota Malden untuk mengenal  lebih banyak tentang kepercayaan mereka, budaya dan tradisi dalam festival khusus yang direncanakan berlangsung pekan ini. Festinal ini diharapkan bisa menciptakan kesadaran yang lebih besar tentang Islam dan melawan beberapa kesalahpahaman umum tentang agama minoritas di Amerika tersebut.

Direktur Festival Muslim Mohammad Shadid dalam publikasi Boston Globe mengatakan acara ini harus berlangsung karena di tengah-tengah musim pemilihan umum, serangan tragis di New York dan New Jersey yang tampaknya dilakukan oleh seseorang dari latar belakang Muslim, dan ketidakstabilan di Timur Tengah, Muslim di Amerika Serikat dan khususnya di New England percaya bahwa budaya mereka dan citra telah terdistorsi oleh politisi dan para teroris yang tidak mewakili iman dari jutaan Muslim di seluruh dunia. Shadid adalah wali dari warga Outreach dan Reformasi Center  yang berkonsentrasi pada operasi Masjid, sekolah Islam, dan pusat komunitas di Malden.

"Itu sebabnya kami telah mengorganisir Muslim Fest pertama di New England untuk merayakan budaya yang kaya dari komunitas Muslim Amerika," kata Shadid.

Selain sebagai lokasi pusat, Malden terpilih sebagai situs festival karena di daerah tersebut terdapat banyak komunitas yang beragam. John Robbins Direktur Council on American-Islamic Relations mengatakan penduduk kota juga mencerminkan keragaman dalam komunitas Muslim Amerika secara keseluruhan, apalagi katanya, kota ini adalah rumah bagi Muslim dari Maroko, Aljazair, Bangladesh, Indonesia, Malaysia, Amerika Selatan, Eropa, dan banyak Muslim lainnya di seluruh dunia.

The New England Muslim Festival  direncanakan berlangsung pada Minggu (25/09/2016) pada pukul  11:30 sampai 18:00 di Malden,  City Hall Plaza. Tidak hanya untuk muslim, festival ini akan menyambut orang-orang dari semua agama secara gratis. Festival ini akan menampilkan pertunjukan live dari lagu-lagu dan tarian rakyat, puisi, dan musik rap, dan kegiatan anak-anak seperti  seni bela diri menunjukkan, permainan-permainan, dan lukisan wajah. Tidak hanya itu, festival ini juga akan diisi dengan pasar tradisional yang menjual beragam karya seni, seperti henna, kaligrafi Arab, pakaian budaya Arab, dan makanan internasional lainnya.

Karena ini adalah fetival muslim pertama di New England, Kapolda Malden Kevin Molis mengatakan tidak ada tindakan pencegahan keamanan khusus yang diambil untuk  acara festival.

"Pejabat Polisi dan kota bekerja dengan penyelenggara acara ini untuk menyediakan lingkungan yang aman dan menyenangkan di mana orang bisa datang dan berkumpul dan menikmati perayaan dalam suasana yang nyaman. Kami juga sudah melakukan dialog kepada panitia dan kami percaya, karena mereka mempunyai niat yang baik untuk festival ini, “ jelas Kevin.  

Kata Kepala Polisi setempat tersebut, ia justru senang di kotanya ada festival Muslim ini, karena hal ini membuktikan bahwa Muslim berkembang sebagaimana mereka juga bagian dari komunitas di Malden. Tidak hanya itu, festival Muslim pekan ini juga menjadi kebanggaan sang Walikota Gary Christenson. "Kami sangat menantikan untuk acara keluarga dan penampilan budaya Islam dalam seni, tradisi, dan favorit saya, yaitu makanan-makanannya. Kami bangga Festival Muslim bisa berlangsung di kota Malden, “ pungkas Walikota. (fau/dbs)

 

 


Back to Top