Hotel Berkonsep Syariah Makin Berkembang di Indonesia

gomuslim.co.id- Kementrian Pariwisata (Kemenpar) sudah menetapkan penerima penghargaan dari 15 kategori Anugerah Pariwisata Halal Nasional 2016. Selain destinasi wisata halal dan sentra kuliner halal, sektor perhotelan juga menjadi perhatian khusus dalam penerapan konsep syariah di sektor Pariwisata Tanah Air. Hal tersebut menjadikan pertumbuhan hotel berbasis syariah mulai menjamur di Indonesia.

Apalagi saat Lombok didaulat sebagai destinasi halal terbaik di dunia pada tahun 2015 lalu, Indonesia dengan populasi Muslim terbesar di dunia mempunyai potensi besar untuk mengembangkan konsep baru di sektor pariwisata tersebut.  Alhasil, kehadiran pariwisata halal membuat beberapa hotel di Indonesia mulai konsern untuk fokus menjadi hotel berbasis syariah. Salah satunya dilakukan oleh perusahaan jaringan hotel Kagum Group. Chairman dan CEO Kagum Group Henry Husada mengatakan perusahaannya bukanlah yang pertama perihal penerapan konsep hotel syariah. Namun, peningkatan jumlah wisatawan asal negara-negara muslim dan kesadaran masyarakat yang makin religi menginspirasi untuk membesut jaringan hotelnya menerapkan konsep syariah.

Kagum Group sendiri mulai gencar menerapkan konsep syariah sejak tahun lalu. Kata Henry, hal yang membedakan dengan hotel bintang konvensional menurutnya adalah pada beberapa fasilitas dan pelayanan. Karena, sebagai hotel yang berkonsep syariah, selain menyuguhkan makanan dan minuman yang halal,  tentu hotel syariah  tidak menyediakan minuman beralkohol, hotel ini juga menerapkan konsep syariah di seluruh fasilitas hotel. Pada setiap kamar disediakan alat perlengkapan shalat dan Alquran. Mushala pun ditempatkan sebagai salah satu tempat  center utama. Saat memasuki waktu shalat, adzan akan dikumandangkan melalui loud speaker, sehingga para tamu dan pengunjung bisa mendengar panggilan untuk shalat.

Selain itu, sektor perhotelan juga didukung Pemerintah melalui Kemenpar untuk turut aktif dalam meningkatkan kualitas pariwisata halal Indonesia. Seperti pada Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 yang diumumkan pekan lalu, perhotelan dimasukkan ke dalam dua kategori lomba, yaitu kategori Hotel Keluarga Ramah Wisatawan Muslim Terbaik yang dimenangkan oleh The Rhadana Hotel Kuta, Bali dan kategori Resort Ramah Wisatawan Muslim Terbaik yang dimenangkan oleh Novotel Lombok Resort & Villas Lombok Tengah, NTB. Hal tersebut membuat banyak perusahaan hotel dan jaringannya berlomba-lomba mengikuti kompetisi tersebut yang juga dipilih langsung secara online oleh masyarakat.

Ketua Tim Percepatan Pengembangan Pariwisata Halal (TP3H) Riyanto Sofyan mengatakan antusias masyarakat yang baik terlihat pada saat Kemenpar dan TP3H melakukan voting terbuka melalui website www.halaltourism.id  atau tautan: http://www.mlife.id  dan http://svy.mk/2bZnYK2, sejak 26 Agustus hingga 15 September 2016 untuk memilih 111 nominator favorit yang lolos seleksi dari  jumlah peserta yang mencapai 115.462 atau jauh melampaui target semula yang hanya 50 ribu peserta. (fau/dbs)

 

 

 


Back to Top