Pemerintah Wales Wujudkan Pekerjaan Ramah Muslim

gomuslim.co.id– Baru-baru ini, sebuah laporan yang berasal dari negeri Ratu Elisabeth menyebutkan bahwa penduduk Muslim di Wales harus mendapatkan pekerjaan. Selain itu, mereka juga mengharapkan tempat kerja tersebut harus ramah Muslim dengan menyediakan makanan halal, ruang shalat, dan mengizinkan para Muslimah untuk berhijab. Bahkan, pekerjaan tersebut juga menghormati mereka, yaitu ketika laki-laki dan perempuan tidak berjabat tangan dan kontak langsung dengan mata.
 
Laporan tersebut menegaskan, bahwa lapangan pekerjaan di Wales untuk umat Muslim terbuka lebar. Pasalnya, beberapa pengusaha juga berusaha keras untuk mencari staf Muslim, tapi mereka merasa kesulitan. Salah satu hambatan bagi para pemberi dan pencari kerja ini terletak pada bagaimana menciptakan tempat kerja yang ramah Muslim bukan menyesuaikan sikap Muslim bekerja sesuai dengan kecenderungan masyarakat Wales.
 
Sesuai dengan laporan Komisi HAM dan kesetaraan Wales bulan lalu, umat Islam gagal untuk mendapatkan pekerjaan meskipun mereka memiliki pendidikan di atas rata-rata. Tercatat, sebanyak 49 persen dari warga beragama Islam berusia di bawah 25 tahun, 27 persen dari angka tersebut telah memiliki gelar sarjana atau 25 persen lebih besar dari total keseluruhan penduduk Wales. Namun, kecil kemungkinan dari mereka untuk mendapatkan sebuah pekerjaan.
 
"Perempuan dan pria Muslim memiliki keterampilan yang dapat membantu perekonomian Wales. Mereka masih muda dan berpendidikan," tulis laporan
Pemerintah tersebut, seperti dilansir dari publikasi Breitbart.
 
Selain itu, di dalam laporan tersebut juga tertulis, agar pengusaha dapat datang ke Masjid dan mengadakan job fair di negara tersebut. Mereka juga dapat memberikan mentoring kepada umat Islam dan membangun hubungan dengan komunitas Muslim di negara tersebut. Wales merupakan Negara yang tergabung ke dalam Britania Raya. Untuk Negara Inggris sendiri, jumlah warga negara yang beragama Muslim tergolong meningkat. Tercatat penduduk Muslim di Inggris dan Wales mencapai 3 juta penduduk untuk pertama kalinya setara dengan 5,4 persen dari data statistik penduduk.
 
Menurut data yang dikeluarkan oleh kantor sensus Inggris, tercatat bahwa data statistik komunitas Muslim berlipat ganda dalam satu dekade terakhir. Ini merupakan hasil dari rata-rata peningkatan imigrasi dan kelahiran yang tinggi. Jumlah Muslim di Inggris dan Wales pada tahun 1991 diperkirakan hanya sekitar 950 ribu jiwa, yaitu 1,9 persen dari keseluruhan penduduk. Dan persentase meningkat menjadi 3 persen setelah 10 tahun, lalu meningkat lagi menjadi 4,8 persen pada tahun 2011.
 
Hingga kemudian data tersebut bertambah sampai 2 juta jiwa, lalu meningkat lagi pada tahun lalu menjadi 3 juta jiwa. Jumlah umat Muslim di Inggris akhirnya mencapai 3.114.000 jiwa, yang lebih setengah dari mereka lahir di luar negeri. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa di Britania Raya sudah terbuka dengan umat Muslim serta sedikit mengikiskan opini miring tentang agama Islam. (ari/dbs)
 
 

Back to Top