Peduli Banjir Bandang Garut, Lembaga Zakat Al Azhar Perbaiki Masjid

gomuslim.co.id- Bencana banjir bandang Garut, Jawa Barat beberapa waktu lalu (21/9) meninggalkan duka mendalam seluruh  masyarakat Indonesia. Karena itu, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Azhar menggalang dana peduli bencana Garut. Menurut rilis yang diterima gomuslim, lembaga amil zakat ini juga melakukan kampanye berupa pernyataan; ‘Duka Garut Duka kita semua’.

Langkah konkret pun dilakukan, yakni dengan merenovasi Masjid Al Hikmah yang berada di Kampung Cimacan, Desa Haurpanggung, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat.  Perbaikan Masjid dilakukan oleh Tim Food, Religion, Medic, Livelihood Aid (FORMULA) melalui Forum Indonesia Gemilang yang digagas oleh LAZ Al Azhar.  Saat Tim FORMULA tiba di lokasi, kondisi bangunan Masjid yang lokasinya tepat di pinggir bantaran sungai ini  terlihat masih utuh. Tidak ada tembok yang rusak, hanya bagian kaca samping saja yang pecah akibat terjangan air Sungai Cimanuk. Kondisi Masjid ini menjadi viral di media sosial, karena bangunannya tetap kokoh, sedangkan  rumah warga di sekitar masjid rata dengan tanah.

"Pasukan Bersih Bersih (PBB) bersama masyarakat mulai membersihkan masjid ini dari lumpur dan material bangunan yang berserakan. Bahkan air sumur yang berada di sebelah masjid juga sudah bisa digunakan warga untuk mencuci perabotan yang masih tersisa", ujar Kordinator Lapangan Tim FORMULA, Beny Abdullah. 

Tim FORMULA segera memperbaiki bagian atap masjid, mengingat kondisinya sudah sangat lapuk. Lalu melakukan pemasangan penampungan air dan mesin air serta melanjutkan proses pengecatan. Beny berharap warga bisa secepatnya memanfaatkan masjid ini agar bisa beribadah dengan nyaman. "Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan donasi dan doa dari Sahabat Al Azhar. Insya Allah ada pahala kebaikan disetiap sujud yang mereka tunaikan, disetiap doa yang mereka panjatkan yang terus mengalir untuk Sahabat Al Azhar yang telah ikhlas membantu meringankan beban mereka," ungkap Beny.

Menurut LAZ Al Azhar bantuan untuk Garut masih terus mengalir, tak terkecuali dari kumpulan ojek online, komunitas Grab Independen Jakarta Barat. Bantuan berupa mi instan dan air mineral ini diterima langsung oleh pengungsi korban banjir di Posko Bersama FORMULA Forum Indonesia Gemilang.

Warga korban banjir Garut mengaku bersyukur dengan banyaknya bantuan yang datang dari berbagai pihak, salah satunya dari driver ojek online. “Alhamdulillah, semoga para driver ojek online ini terus diberi keberkahan dan lindungan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam mencari nafkah untuk keluarga, Aamiin,” ucap salah satu warga.

Selain itu, di tengah bantuan yang terus mengalir masih ada sepenggal kisah mengharukan seorang ibu, bernama Yuli. Pada malam kejadian, Yuli bersama putranya berhasil menyelamatkan diri, namun ia harus ikhlas melepas 3 anggota keluarga lainnya yang menjadi korban. Jasad putri dan adik perempuannya sudah ditemukan oleh petugas, namun hingga 7 hari pasca musibah itu jasad suaminya belum ada kabar.

“Saat  itu saya dan sang suami sudah terlelap tidur, namun tanpa disangka-sangka air bah menyerang ke dalam rumah dengan begitu cepat,” kata Yuli. Rumah beserta isinya yang dulu Yuli tinggali sudah luluh lantak. Kini Ia hanya ditemani putranya tinggal di Posko dua Tim FORMULA LAZ Al Azhar bersama dengan pengungsi lainnya.

Kesedihannya kehilangan orang yang sangat ia cintai tak lantas membuatnya terus meratapi nasib. Ia kerap kali membantu menghidangkan makanan di Dapur Umum yang dibangun Tim FORMULA. Bahkan ia juga tak pernah absen untuk sholat berjamaah di mushola sambil terus berdoa agar jasad suaminya segera ditemukan. (iys/laz)

 

 


Back to Top