Gebyar Syariah OJK Purwokerto Pecahkan Rekor MURI

gomuslim.co.id- Kantor Cabang Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto, Jawa Tengah mengadakan acara  Gebyar Syariah 2016 pada Sabtu dan Ahad, 1-2 Oktober 2016 di Alun-alun Kota Purwokerto dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). Acara ini terselenggara atas kerja sama OJK dengan Bank Indonesia dan Industri Jasa Keuangan Syariah yang meliputi perbankan syariah, industri keuangan non bank syariah, perusahaan pembiayaan syariah, pegadaian syariah dan LKM Syariah, perusahaan sekuritas dan aset manajemen. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pencatatan Museum Rekor Indonesia (MURI) terhadap upaya OJK Purwokerto dalam menciptakan investasi saham reksa dana syariah terbanyak, baik dalam lingkup kabupaten maupun perguruan tinggi.

Pada kesempatan tersebut, pemecahan rekor MURI diberikan kepada Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), karena telah berhasil menghimpun 2000 investasi reksa dana syariah dari kalangan akademika. Sedangkan dalam menciptakan rekor investor reksa dana syariah terbanyak pada tingkat kabupaten. Otoritas Jasa Keuangan berhasil menarik investor melebihi target yang telah ditentukan sebelumnya. Data tersebut menyebutkan dari target sebanyak 5.000, OJK berhasil menarik investor hingga 5.546 pembeli saham.  

“Setelah kami hitung, ternyata jumlah investor yang membeli saham reksa dana syariah di Banyumas mencapai 5.546 investor,” kata Manajer Eksekutif Muri Sri Wida. Selanjutnya ia menyebutkan bahwa penciptaan rekor serupa pernah dilakukan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Pada kesempatan itu, terkumpul sejumlah 4.500 investor pembeli saham syariah, sehingga pemecahan rekor di Purwokerto memecahkan rekor sebelumnya.

 Selain itu, juga ada acara peresmian galeri investasi syariah. galeri tersebut terselenggara atas kerja sama Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP, OJK, Bursa Efek Indonesia, dan PT Pentrako Securitas yang bertindak sebagai manajer investasi.

“Galeri ini dapat dimanfaatkan seluruh sivitas akademika UMP dan juga masyarakat umum yang ingin menanamkan investasi di bidang reksa dana syariah,” jelas Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMP Achmad Darmawan.

Adapun latar belakang diadakannya acara ini meliputi berbagai faktor. Pertama, karena masih kurang pengenalan dan pemahaman masyarakat terhadap produk atau jasa keuangan syariah. Kedua, merupakan kegiatan bersama antara OJK, Bank Indonesia, Self Regulatory Organization (SRO), serta Industri Keuangan Syariah (perbankan syariah, pasar modal syariah, Industri Keuangan Non Bank (IKNB) syariah. Ketiga, kegiatan ini bagian dari implementasi working group berlabel SiKOMPAK Syariah (Sinergi Komunikasi & Pemasaran Bersama Keuangan Syariah) yang merupakan program bersama antara OJK dengan industri keuangan syariah. Keempat, meningkatkan kampanye gerakan ‘Aku Cinta Keuangan Syariah’ dan ‘Yuk Nabung Saham.

Sedangkan, tujuannya yaitu untuk meningkatkan pengenalan dan pemahaman masyarakat terhadap produk atau jasa keuangan syariah. Kemudian, untuk mendekatkan masyarakat kepada lembaga keuangan syariah dan produknya, serta mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk jasa keuangan syariah yang formal atau legal. Selain itu, juga untuk mengenalkan produk investasi syariah yang ada di pasar modal, selama ini belum dikenal masyarakat. (iys/dbs)

 

 


Back to Top