Raih Sentra Kuliner Halal Terbaik, Kantin Salman ITB Berpeluang Wakili Indonesia di Ajang World Halal Tourism Award 2016

gomuslim.co.id- Setelah Kompetisi Pariwisata Halal Nasional (KPHN) 2016 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata diumumkan, Kantin Salman ITB berhasil menyabet gelar Sentra Kuliner Halal Terbaik. Karena raihan ini, Kantin Salman ITB berpeluang mewakili Indonesia dalam ajang  World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi Uni Emirat Arab (UEA) pada Desember 2016.

Demikian diumumkan oleh KetuaTim Percepatan dan Pengembangan Wisata Halal, Riyanto Sofyan di Hotel Sofyan, Jakarta baru-baru ini. “Kompetisi ini merupakan ajang apresiasi terhadap destinasi dan industri yang mengembangkan pariwisata halal,” ujarnya. Riyanto didampingi Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kementerian Pariwisata, Lokot Ahmad Enda.

Menurut hasil pantauan, Kantin Salman ITB berhasil memenangkan kompetisi pada kategori Sentra Kuliner Halal Terbaik ini, setelah menyisihkan dua nominator lainnya yaitu Kampoeng Popsa Makassar dan Kantin Halalan Thoyyiban Universitas Brawijaya Malang.  

Selanjutnya, Riyanto mengungkapkan bahwa dalam tahap seleksi, seluruh peserta KPHN harus memenuhi syarat seperti memiliki izin usaha, menyampaikan profil, dan kunci capaian mereka untuk memberi layanan ramah Muslim. Penyampaian profil yang baik akan menunjukkan besar komitmen pemilik usaha atau kepala untuk melayani wisatawan Muslim. "Karena sebenarnya, wisata halal itu bisa dimanfaatkan wisatawan atau konsumen non Muslim. Ini memperluas jangkauan," paparnya.

Selain itu, semua peserta juga diminta menjelaskan kunci capaian dalam mewujudkan komitmen memberi layanan ramah Muslim. Dengan demikian, komitmen yang telah dijelaskan punya wujud yang nyata.

Sementara, penilaian lainnya adalah keunikan karakter dari setiap peserta. Meskipun sertifikasi halal jadi hal utama, namun karena masyarakat tidak hanya melihat itu, maka tim penilai juga mencatat keunggulan kompetitif setiap peserta yang dimasukkan dalam jajaran nominasi KPHN.

Sebagai validasi, tim penilai mengecek langsung kebenaran data yang diberikan ke lokasi. Sehingga, otomatis para nominator adalah yang terbaik. "Kami verifikasi kebenaran info yang mereka sampaikan. Para nominator adalah rekomendasi bagi masyarakat untuk mengukuhkan kualitas mereka melalui pemungutan suara," ujar Riyanto.

Riyanto menambahkan, 10 dari 15 pemenang dalam 15 kategori Anugerah Pariwisata Halal 2016 ini akan diajukan untuk mewakili Indonesia dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016. Pemerintah masih akan menyeleksi kembali pemenang-pemenang tersebut sebelum mewakili Indonesia. “Sepuluh kategori ini akan menjadi duta Indonesia di dunia. Untuk membuktikan Indonesia benar-benar menjadi destinasi halal terbaik di dunia,” paparnya.

Menurut Riyanto, Indonesia diprediksikan akan dapat memenangkan lima penghargaan yang dilombakan dalam tingkat dunia. “Yang kansnya kuat untuk menang adalah kategori World Best Luxury Hotel yaitu Trans Luxury Bandung, World Best Family Hotel The Rhanada Bali, World Best Tourist Destination di Sumatera Barat, World Best Honeymoon di Lombok, dan World Best Cultural Destination di Aceh," jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya Kementerian Pariwisata, Lokot Ahmad Enda mengatakan, persiapan untuk memenangkan Indonesia dalam ajang WHTA 2016 sudah hampir selesai. Salah satu bentuk persiapan untuk menuju WHTA 2016 adalah penyaringan destinasi wisata. "Tahun lalu kan tidak ada penyaringan. Hanya dari beberapa industry saja. Makanya dengan kompetisi ini kita berharap bisa meningkatkan awareness," ujarnya. (njs/dbs)

 


Back to Top