Gaet Konsumen Muslim, Tramedica Buka Klinik Khitan di 24 Provinsi Nusantara

gomuslim.co.id- Bagi Muslim laki-laiki, khitan adalah  kewajiban. Tapi di sisi lain, khitan merupakan hal yang sangat baik untuk siapa saja dan agama apapun. Karena secara medis, khitan ternyata memiliki banyak manfaat.

Pada sebuah penelitian, khitan membuat daerah sekitar kemaluan laki-laki menjadi bersih dan sehat. Hal ini karena timbunan kotoran dan lemak yang bisa terjadi antara kepala kemaluan dan kulup (kulit penutup) pada orang yang dikhitan bisa dibersihkan dengan mudah. Kotoran dan tumpukan lemak itu bisa menimbulkan radang dan alergi pada kulit. Selain itu, sisa air kencing yang menumpuk pada orang yang dikhitan juga bisa menimbulkan infeksi dan juga iritasi.

Karena dasar alasan medis, Tramedica yang selama 18 tahun berfokus mengelola klinik kanker di 24 provinsi, tahun ini melirik pasar khitan dengan mendirikan Klinik dan Khitan Modern Tramedica yang menyasar segmen kelas menengah ke bawah. Klinik khitan pertama Tramedica dibuka di Bandung.

Menurut owner Tramedica Reska Koswara mengungkapkan bahwa khitan merupakan sektor usaha kesehatan yang prospektif. Karena saat ini tradisi khitan bagi laki-laki tidak hanya dilakukan Muslim, tapi juga sudah banyak ditempuh nonmuslim karena alasan kesehatan.

“Ini adalah klinik khitan pertama kami. Rencananya kami akan membuka klinik khitan di 24 provinsi, dari ujung barat sampai Papua,” katanya saat Peluncuran Klinik & Khitan Tramedica di Jalan Raya Cijerah Ruko Istana Regency Sudirman, Bandung, pekan lalu.

Tramedica juga akan membuka klinik khitan di kota-kota besar lainnya seperti di Jakarta, Surabaya, Semarang, Makassar, Pontianak, Medan, dan Papua. Selama kurun waktu enam bulan ke depan, Tramedica juga akan membuka klinik khitan kedua tepatnya di Jalan Buah Batu Bandung. “Perbedaan kami dengan klinik khitan lain adalah menyediakan metode modern yang mempercepat proses penyembuhan, minim keluhan, dan tanpa pendarahan,” ujar Reska.

Menurutnya, untuk keperluan khitan modern tersebut, Tramedica langsung mengimpor alat penjepit (clamp) nya dari Malaysia dan Turki. Impor langsung tersebut juga dilakukan Tramedica untuk menekan biaya operasional.

Clamp akan lepas dengan sendirinya maksimal dalam waktu satu pekan. Metode modern ini memungkinkan mereka yang dikhitan bisa langsung beraktivitas dengan menggunakan pakaian biasa. Penyembuhannya juga singkat, sekitar tiga hari dan maksimal satu pekan,” ujarnya.

Penggunaan metode modern tersebut akan aman bagi orang dewasa yang rawan pendarahan. Keluhan-keluhan seperti infeksi atau hal yang lain, menurut Reksa, dipastikan sangat kecil, bahkan hampir tidak ada. Karena dari segi biaya juga dinilai bisa dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami di sini menyediakan beragam pilihan metode khitan dengan biaya mulai dari Rp 300.000-Rp 1 juta. Kami bisa memberikan harga terjangkau karena melakukan efisiensi melalui kepemilikan lahan secara penuh, bukan sewa,” paparnya. (njs/dbs)


Back to Top