Bank Aceh Resmi Bertransformasi Jadi Bank Syariah

gomuslim.co.id- Bank Aceh yang juga merupakan bank pemerintah daerah saat ini resmi menjadi bank Syariah. Peresmian konversi dari sistem konvensional ke syariah ini diselenggarakan di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh. Peresmian ini juga dihadiri oleh Dewan Komisioner Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pimpinan bank syariah nasional, serta tidak ketinggalan direksi Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia.
 
Gubernur Aceh dr Zaini Abdullah dalam keynote speech yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM mengatakan bahwa, proses konversi yang terjadi pada diri Bank Aceh merupakan sejarah baru dalam dunia perbankan di Aceh maupun nasional.“Langkah ini juga untuk memperkuat implementasi syariat Islam pada berbagai sektor di Aceh, termasuk sektor ekonomi dan perbankan,” ujar Dermawan pada saat peresmian, (3/10). Ia menambahkan, proses konversi Bank Aceh dari Bank konvensional mmenjadi Bank Syariah pada dasarnya dilandasi oleh tiga hal, yaitu landasan filosofis, sosiologis, dan yuridis.
 
“Kita diwajibkan untuk menjauhi riba, sesuai dengan fiman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 275, yang artinya Dan Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba’. Hal ini menjadi landasan filosofis bagi Aceh yang telah melaksanakan syariat Islam sejak lama,” tambah Darmawan. 
 
Selain itu, Dermawan menilai bahwa agama Islam sudah lebih dulu menyatu dan integral dengan setiap aktivitas masyarakat Aceh seperti yang tertuang dalam berbagai undang-undang yang berlaku di Aceh seperti, Undang-Undang Nomor 44 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Keistimewaan Aceh, UU Otonomi Khusus, UU tentang Pemerintahan Aceh, serta berbagai qanun tentang pelaksanaan syariat Islam, menjadi landasan yuridis bagi implementasi syariat Islam. 
 
Nada optimis juga diutarakan oleh Direktur Utama PT Bank Aceh, Busra Abdullah. Ia berujar,saat ini Bank Aceh telah membuka lembaran baru sebagai bank syariah di provinsi yang menjalankan syariat Islam secara kafah. “Bank Aceh merupakan bank pemerintah pertama yang melakukan konversi ke syariah. Konversi ini mendorong peningkatan pasar bank syariah di Indonesia,” kata Busra. Pada kesempatan yang sama, Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Aceh yang telah berinisiatif dan memperjuangkan konversi Bank Aceh ini. “Gubernur telah berperan besar dalam proses konversi ini. Selain itu, dengan hadirnya Pak Adnan Ganto, tim konversi dapat bekerja lebih cepat berkat semangat yang ditularkannya,” ujar Busra.
 
Bank Aceh sendiri sebelumnya memiliki nama Bank Pembangunan Daerah Aceh atau BPD Aceh. Bank Daerah ini didirikan pada tahun 1973 dan berkantor pusat di Banda Aceh, yang juga merupakan Ibukota dari Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD). Awal berdirinya Bank Aceh dipelopori oleh Pemerintah Daerah beserta tokoh masyarakaat dan tokoh pengusaha swasta di Aceh atas dasar pemikiran perlunya suatu lembaga keuangan yang berbentuk Bank, yang secara khusus membantu pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di daerah. (ari/dbs)

Back to Top