Setelah Mantab Berhijab, Mantan Vokalis Band Ecoutez Rambah Bisnis Fashion Muslim

gomuslim.co.id- Dikenal sebagai Vokalis Band Ecoutez, presenter, dan pesinetron, Delia Septianti mantap mengenakan hijab tepat pada ulang tahun sang suami, 28 Januari 2015. Seiring waktu ia pun mulai mempelajari dan masuk ke dalam dunia bisnis hijab. Walaupun terbilang masih baru dalam bisnis hijab ini, Delia tetap yakin, berpikir positif untuk mengembangkannya.

Belum lama ini, Delia berpartisipasi dalam ajang Pameran Mall to Mall Fashion Hijab dan Accessories di One Bel Park Mall, Jakarta, baru-baru ini. Bagi Delia, ia harus tetap optimis bisnisnya ini akan terus berjalan. “Karena aku masih baru, aku yakin usaha ini akan berkah dan maju. Ini pameran kedua aku setelah di Gandaria City kemarin, aku bisa ikut pameran ini karena usaha aku dibantu promosinya dari Kementerian Perdagangan,” tutur Delia disela Pameran.

Setelah yakin dengan pilihannya merambah bisnis busana muslim, pada Agustus lalu ia berkesempatan mengikuti pagelaran busana Indonesia Fashion Week. “Aku jadi makin optimis bisa menggeluti bisnis fashion hijab,” katanya. Walaupun ia sendiri mengakui bahwa ia menghadapi tantangan yang sangat besar dalam menjalankan bisnis ini. Namun, Delia tak patah arah, ia makin banyak belajar agar bisnisnya ini terus maju.

Dengan mengusung brand ‘DS by Delia Septianti, ia memilih untuk sementara waktu meninggalkan dunia nyanyi. Apalagi tren fashion hijab saat ini makin maju dan menjanjikan, karena itu istri dari Tofan Putra Unggul Pohan ini mantap menekuninya. Ia pun belajar mengenai hijab syar’i. Karena itu dalam pameran ini Delia mengenalkan busana muslim syar’i yang nyaman untuk berbagai kalangan.

Tantangan yang dihadapi Delia salah satunya mencari cara yang tepat untuk mengembangkan brand DS lebih dikenal. Delia mengakui bahwa brand besar masih menjadi trendsetter fashion hijab Indonesia. Ia pun bertekad untuk lebih menggaungkan bisnisnya ini ke seluruh kalangan masyarakat.

Itulah kenapa saat mendapat tawaran memasarkan produksinya ke Eropa, Delia menyatakan belum siap. Wanita kelahiran 1 September ini ingin menguatkan produknya di Indonesia terlebih dulu. Karena itu, ajang pameran Ia manfaat untuk mengenalkan brandnya. Menurut jadwal, produk Delia juga akan turut meramaikan pameran ini, pada ajang yang sama di Palembang, Jogjakarta, dan Makasar.

Ia sendiri mengakui ketika terjun di bisnis fashion hijab, tidak mempunyai pengetahun tentang desain busana. Saat itu, menurutnya karena terinspirasi dari kebutuhan pribadi kala mengenakan busana Muslim. Sehingga, desain DS ini lebih banyak menampilkan gayanya pribadi dengan model kasual, dan berkiblat pada gaya Muslim Turki dan Dubai.

“Desain aku lebih banyak main di aksen, menegaskan karakter seorang Delia dengan warna soft, normal, silky, katun mewah tapi tetap simpel. Untung udah banyak ngerasain, rugi juga udah ada pengalaman. Jadi belajar aja," terang Delia lagi.

Delia juga telah siap menyusun banyak strategi agar bisa bersaing dengan yang lainnya. Meskipun pada awal menggeluti bisnis ini, ia pernah merugi hingga mencapai 100 juta rupiah. Itulah sebabnya, kini Ia lebih fokus membesarkan brand yang dirintisnya. “Jadi memang saya harus terjun langsung, juga terus mengenalkan brand ini, aku juga ingin mendapat berkah yang lebih besar,” akunya.

Strategi Delia salah satunya adalah dengan mengikuti ajang pameran. Di antaranya, ia pernah mengikuti ajang Bazar, Fashion Show, juga termasuk Indonesia Muslim Fashion Week 2016. Ia tahu betul, bahwa inilah Passion dalam dirinya, begitu tertarik dengan fashion muslim.  Pengalaman terjun di dunia model membuat Delia lebih mudah memahami dinamika tren fashion yang terjadi saat ini. (iys/dbs)

 


Back to Top