Permudah Transaksi, BAZNAS Luncurkan Sistem Manajemen Berbasis Teknologi

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) meluncurkan sistem entri data zakat yang dinamakan Sistem Manajemen Informasi BAZNAS (SiMBA). Sistem tersebut diluncurkan oleh Menteri Agama Lukman Hakim di Kantor Kemenag Jakarta, Rabu (5/10).

Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS Prof. Bambang Sudibyo mengatakan melalui sistem ini proses pencatatan dan pelaporan zakat menjadi terintegrasi secara nasional dari BAZNAS ke Kementerian Agama (Kemenag) menggunakan sistem yang sama dan  Lembaga Amil Zakat (LAZ) lainnya juga terintergrasi dengan SiMBA.

“Dengan pengumpulan zakat yang profesional, transparan, kemudian masyarakat semakin percaya, kalau percaya pengumpulan zakat lebih baik dan bisa meningkatkan kesejahteraan, untuk membangun masyarakat,” jelas Ketua BAZANS.

Sementara itu, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan program ini merupakan salah satu tonggak bersejarah bagaimana memanfaatkan teknologi yang ada untuk melakukan manajemen zakat yang terhimpun agar lebih transparan.

Dengan sistem yang terintegrasi secara online dan saling terhubung ini, Menag Lukman juga berharap nilai kepercayaan masyarakat menyishkan uang untuk berzakat dan sedekah bisa tinggi dan dapat dimanfaatkan secara maksimal kepada sesama yang membutuhkan.

“Semoga pengelolaan zakat lebih baik, ini adalah salah satu bentuk kontribusi umat muslim Indonesia dalam ikut membangun memberdayakan masrakayat, bagaimanapun juga ini tanggung jawab kita semua dalam pertumbuhan (ekonomi) sesama,” harap Menag.

Sebelumnya,  Sistem Manajemen informasi BAZNAS atau SiMBA lahir dan diawali dengan membangun master plan IT pada bulan November 2011 sampai Januari 2012 . Dalam rancangan tersebut, sistem informasi di BAZNAS dibangun baik dari teknologinya, ruang lingkupnya, input maupun output-nya. Setelah itu, dibuat Standard Operating Procedure (SOP)-nya.

SiMBA dapat dipergunakan oleh BAZNAS di seluruh Indonesia sebagai standar operasional lembaga zakat dan pelaporan zakat nasional. SiMBA memiliki dua sistem, yaitu Sistem Informasi Operasional (SIO) dan Sistem Informasi Pelaporan (SIP). Dengan sistem ini, masing-masing BAZNAS dan LAZ menggunakan SIO untuk operasi sehari-hari dengan pendekatan kas masuk dan kas keluar. Pada kas masuk, antara lain, dapat di-input data based muzaki, transaksi penghimpunan dana zakat, infak dan sedekah (ZIS). Sedangkan dalam kas keluar, bisa di-input data base mustahik dan penyaluran ZIS.

Selanjutnya, data-data tersebut, termasuk yang sifatnya keuangan dan transaksi keuangan akan di-input dan akan menghasilkan laporan-laporan, seperti profil muzaki, jumlah penghimpunan dana ZIS, profil asnaf, dan jenis program penyaluran. Ada juga laporan keuangan standar yang mengacu kepada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109. Bisa diterbitkan juga kartu nomor pokok wajib zakat (NPWZ) dan bukti setor zakat. Jadi, dengan SiMBA , muzaki dilayani sebaik mungkin mulai dari registrasi sampai ke pembayaran dan pelaporan. (fau/baznas)

 

 

 


Back to Top