Galang Dana untuk Bangun Masjid, Indonesian Islamic Centre London Gelar Bazar Makanan dan Pakaian

gomuslim.co.id- Masyarakat muslim yang berada di kota London terus mengalami peningkatan. Jumlah imigran muslim dari berbagai negara yang menetap di kota tersebut menjadi salah satu sebabnya. Kehadiran berbagai komunitas muslim di kota ini juga tak dapat dihindarkan. Salah satunya adalah komunitas muslim asal Indonesia

Baru-baru ini, Aliansi Masyarakat Muslim Indonesia yang tergabung dalam Indonesian Islamic Centre (IIC) melakukan penggalangan dana melalui bazar makanan dan pakaian. Kegiatan penggalangan dana ini dalam rangka membangun sebuat masjid di daerah Colindale kota London, Inggris. Selama ini, kegiatan komunitas tersebut masih dilakukan di sebuah rumah property sejak tahun 2003. 

Ketua IIC Memet Purnama Hasan menuturkan kegiatan penggalangan dana ini telah dilakukan beberapa kali dalam setiap acara. Namun, kata dia hasilnya masih belum cukup untuk membangun masjid. “Kami sudah mulai penggalangan dana ini sejak beberapa tahun 2014, melalui acara-acara kami selalu lakukan penggalangan, namun masih belum cukup karena biaya pembangunan masjid disini cukup besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Memet menjelaskan bahwa dana yang dibutuhkan untuk membangun sebuah masjid yang akan menjadi pusat ibadah dan kegiatan umat Muslim di London sampai satu juta poundsterling atau sekitar Rp16 miliar lebih. Selama ini IIC menggunakan properti untuk tempat pertemuan, belajar membaca Alquran dan diskusi agama, kegiatan-kegiatan keagamaan, dan konseling.

“Melakukan kegiatan pertemuan komunitas dan kegiatan keagamaan di properti atau tempat tinggal itu sebenarnya tidak diperbolehkan. Maka dari itu, kami dari IIC saat ini sedang berusahan untuk membangun sebuah masjid sepanjang 2014-2019,” paparnya.

Selain itu, dalam rangka pembangunan masjid pula, IIC berencana menjual properti yang dibeli tahun 2003 itu. Namun, kini nilai pasarannya hanya 400.000 pounsterling. Sehingga, penggalangan dana melalui berbagai kegiatan dilakukan untuk menutup sisa kekurangannya.

Untuk menanggapi hal tersebut, Dubes RI di London Dr Rizal Sukma mengatakan dirinya sudah mendengar rencana pembangunan Masjid Indonesia di London sejak menuntut ilmu pada tahun 1992. Namun, sampai saat ini rencana itu belum terwujud. Ia berharap Muslim Indonesia di Inggris ikut membantu dalam pembangunan masjid.

“Sebagai warga negara Indonesia yang beragama Islam, mari kita bersamasama menyusun strategi dalam mewujudkan keinginan untuk mempunyai masjid Indonesia di London. Saya yakin ketika umat Islam Indonesia di London bersatu, pembangunan masjid ini bisa kita realisasikan,” harapnya.

Selain itu, Ketua Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga mengatakan, dana pembangunan masjid selanjutnya bisa digalang dari para pejabat Indonesia yang sedang mengadakan kunjungan kerja di Inggris. “Saya usul, saat pejabat Indonesia melakukan kunjungan kerja ke London, bisa juga diminta bantuan,” paparnya.

Acara pengalangan dana ini juga diisi dengan siraman rohani oleh Ustad Hamin, kosidah dan bazar kuliner Indonesia yang menarik perhatian undangan. Kuliner yang hadir diantaranya warung bakso bola-bola Legowo, mpek-mpek Palembang yuk Ana, somai dan tahu isi warung mbak Yuyun serta juga sate Padang dan sate kambing dari ibu Elvi Ibrahim. Tak luput ikut pun stand baju muslimah, mukena dan jilbab dari Mbak Lusi yang laris manis diserbu pembeli, masyarakat Muslim Indonesia yang ada di Inggris mengadakan acara pengalangan dana bagi pembangunan masjid yang saat ini menempati rumah di daerah Colindale, London.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pengurus serta sesepuh Muslim Indonesia di antaranya Djamal Djamalullail, Berry G Natalegawa, Nurdin Ibrahim dan Nahnuddin Royandi Abbas. Masjid di London ini nantinya akan digunakan untuk tempat ibadah kaum Muslim. Selain menjadi pusat kegiatan keislaman, Masjid ini juga dapat membantu berbagai pihak dalam memberikan penjelasan mengenai Islam Indonesia yang dikenal dengan damai dan penuh demokrasi. (njs/dbs)


Back to Top