Industri Produk Halal Bisa Berantas Kemiskinan di Filipina

gomuslim.co.id – Filipina sangat serius menangkap peluang industri produk halal yang sedang menjadi tren global. Hal ini mereka tujukan untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Zona Otonomi Muslim Mindanao (ARMM) bertekad mengembangkan potensi industri produk halal di wilayah ini untuk meningkatkan ekonomi dan mengentaskan orang dari kemiskinan.

Sains dan Sekretaris Daerah Teknologi Myra B. Mangkabung mengatakan bahwa Gubernur Daerah Mujiv Hataman telah menggaungkan Pengembangan Industri Inter dan Agency Teknis Kelompok Kerja Halal (HID-IATWG) untuk menyelaraskan semua upaya dan kegiatan terkait dikejar oleh tubuh halal dan pemangku kepentingan.

"Gubernur Daerah menganggap sebuah kepentingan untuk melembagakan ARMM HID-IATWG dan Komite Halal Industry Development Executive untuk mempertahankan kegiatan dan untuk mencapai sasaran dan tujuan," kata Mangkabung.

Penciptaan HID-IATWG berdasarkan kebutuhan untuk merevitalisasi industri dan menjadikannya sebuah strategi yang efektif untuk mengurangi orang dari kemiskinan. Pemerintah daerah bertugas Departemen Ilmu dan Teknologi (Dost) -ARMM untuk menjadi ujung tombak TWG dan memungkinkan industri halal untuk lepas landas.

Baru-baru ini, DOST-ARMM mengumpulkan anggota TWG, yakni sebuah lembaga untuk lokakarya perencanaan strategis tiga hari di Zamboanga City untuk meninjau Rencana Pembangunan Industri Halal daerah dan mempercepat pelaksanaan program-program yang akan mempercepat industri.

Perkembangan Industri Makanan Halal di ARMM telah menjadi salah satu prioritas awal dan berlanjutnya kekhawatiran dari pemerintah daerah. Sejak itu, para pemimpin percaya bahwa untuk mengumpulkan sinergi semua sektor harus bersatu agar menjadi satu kekuatan sosial-ekonomi umum, program yang paling sesuai daerah harus ditarik dan dibangun di atas keuntungan sosial-budaya dan sumber daya.

Perumusan Rencana Pembangunan Daerah Halal Food Industry (2009-2011) sebagai rencana induk di bawah administrasi Ampatuan dan salah satu output yang sangat berharga dari HID-IATWG dan Provinsi Halal TWG yang melengkapi pembangunan sosial-ekonomi daerah rencana dan rencana yang ada lainnya. Namun, tidak banyak perkembangan terlihat di industri.

Dengan perkembangan terbaru dalam industri halal global, yang mana produk halal di luar makanan dan minuman, seperti kosmetik, farmasi, logistik dan jasa. ARMM HID-IATWH melihat kebutuhan untuk duduk dan bekerja sama untuk datang dengan lebih responsif dan rencana halal realistis untuk ARMM.

Selain dari konotasi keagamaannya, ARMM berharap bahwa para pemangku kepentingan akan melihat halal dengan potensi ekonomi serta yang dapat memberikan kunci untuk mengangkat masyarakat dari kemiskinan.

Sebelumnya, Zona Zamboanga Ekonomi (ZAMBOECOZONE) sedang membangun kemitraan dengan Departemen of Trade and Industry (DTI) dan Unit Pemerintah Daerah Zamboanga City baru-baru ini. Sebagai tanda jadi, mereka mengadakan upacara peletakan batu pertama dari Pusat Halal Asia dengan Sekretaris DTI Ramon M. Lopez sebagai tamu kehormatan. Daerah dengan luas 100 hektar bertujuan untuk menjadi pusat industri produk halal di Filipina dan di wilayah Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA).

"Mindanao diposisikan untuk menjadi basis manufaktur untuk produk ekspor halal yang berkualitas di negara ini. Dengan Pusat Halal Asia, kami berharap dapat menarik lebih banyak pihak yang mencari produk halal dan meningkatkan posisi negara kita sebagai pusat industri halal di wilayah BIMP - EAGA, "kata Sekretaris DTI Ramon M. Lopez beberapa waktu lalu. (ari/dbs)