Women in Islamic Finance & Islamic Economy: Unlocking Talent 2016

Peran Wanita Indonesia di Industri Keuangan Syariah Diapresiasi Dunia

gomuslim.co.id– Wanita Indonesia kembali dipuji oleh dunia, kali ini, peran wanita Indonesia dalam industri keuangan syariah mendapat apresiasi dunia internasional. Wanita Indonesia dianggap sukses menunjukan prestasinya di industri ini.

Pengakuan ini diutarakan langsung dalam sebuah laporan dari Simply Sharia Human Caiptal (SSHC) berjudul Women in Islamic Finance & Islamic Economy: Unlocking Talent yang akan terbit dalam World Islamic Banking Conference (WIBC) bulan depan seperti dilansir dari laman Zawya.

"Di Malaysia dan Indonesia, kami melihat jumlah wanita yang duduk di jajaran direksi bank syariah dan institusi keuangan lain makin meningkat," ujar laporan tersebut.

Laporan ini juga mencatat para wanita telah menunjukan kesuksesan mereka dalam industri keuangan syariah di seluruh dunia. Sebagai contoh, wanita saat ini sudah menempati posisi eksekutif di sebuah perusahaan.

Menurut laporan tersebut, peran wanita juga sudah diperhitungkan dari sekadar pegawai front office seiring meningkatknya peran perusahaan keuangan syariah dalam mendukung infrastruktur.

Sementara itu, CEO dari Finance Accreditation Agency (FAA) di Malaysia, Dr Amat Taap Manshor mengaku permintaan pasar tenaga kerja kini semakin menuntut produktivitas, inovasi, dan keadilan.

"Industri keuangan syariah harus melihat kebutuhan sumber daya manusia ini dan tak bisa lagi mengabaikan talenta perempuan," katanya.

Dalam laporan pertamanya ini, SSHC akan mengungkapkan peran wanita dalam perkembangan industri keuangan syariah. Serta peluang sektor ekonomi syariah yang bisa semakin berkembang dengan menggandeng partisipasi semua gender dan kesetaraan.

Selain itu, mereka juga menyebutkan bahwa sumber daya manusia, khususnya wanita di industri keuangan syariah sangatlah dibutuhkan dan memiliki peran yang sangat sentral di beberapa tahun mendatang. Hal ini didasari dari meningkatnya jumlah investor Muslim yang semakin banyak dan berusaha untuk berkomitmen dalam investasi sesuai hukum Syariah.

"Kami melihat ini didukung oleh meningkatnya jumlah investor Muslim yang semakin berupaya mengintegrasikan prinsip-prinsip SRI dalam strategi investasi sesuai syariah mereka.Dalam proses otomatis dari ETHOS Asset Fasilitasi Platform (ETHOS AFP) kami telah meningkatkan layanan kami untuk memenuhi pertimbangan skrining positif dari industri SRI dalam kombinasi dengan arahan tata kelola dan peraturan yang dihasilkan dari kepatuhan terhadap  ketentuan Syariah," jelasnya. 

Simply Syariah Human Capital ini sendiri merupakan sebuah bentuk didedikasi untuk menyediakan layanan yang akan meningkatkan aksesibilitas dan perluasan industri keuangan Islam, memelihara ekosistem bemodalkan para  manusia yang memiliki pengetahuan luas dan terampil.

Pada situs resminya, SSHC menuliskan bahwa pada hari ini, jumlah keuangan Islam diperkiraan telah menyentuh USD 1,3 triliun dari sumbangan industri serta akan mengalami pertumbuhan pada tingkat 15% dan 20% per tahun. Hal ini secara luas diakui bahwa terdapat dan akan mengalami kekurangan tenaga profesional yang bekerja di sektor ini. (ari/dbs)


Back to Top