Gagas Konsep Ekonomi Syariah, UNIDA Gontor dan PT Lor Internasional Jalin Kerja Sama

gomuslim.co.id- Perjuangan memasyarakatkan ekonomi syariah terus dilakukan oleh beberapa kalangan Muslim di Indonesia. Sejumlah lembaga dan instansi seperti hotel atau wisata lain saat ini banyak yang telah menggunakan konsep syariah sebagai dasar utama dalam pelaksanaannya. Salah satunya yang dilakukan oleh PT Lor Internasional Hotel (LIH).

Baru-baru ini, Universitas  Darussalam (UNIDA) Gontor Jawa Timur bersama PT Lor Internasional Hotel (LIH) melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Al Fawwas Ballroom Syariah Hotel Solo, belum lama ini. Penandatanganan MoU ini diharapkan dapat memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak, baik dari sisi pendidikan maupun bisnis.

Direktur Utama PT. Lor Internasional Hotel (LIH), Purwanto Yudhonagoro mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari beberapa kunjungan UNIDA Gontor ke Syariah Hotel Solo (SHS). Kunjungan ini berupa kegiatan visit company yang melibatkan para mahasiswa.

“Kerja sama ini jika kita dalami lebih lanjut terdapat benang merah, khususnya antara Syariah Hotel Solo dengan UNIDA Gontor yang sama-sama berkonsep syariah. Selain bersifat bisnis, kerja sama ini dapat dijadikan refleksi Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Sehingga kerja sama legal ini dapat memberikan keuntungan kepada kedua belah pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Bidang Akademik UNIDA Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi mewakili Rektor UNIDA Gontor, Amal Fathullah Zarkasyi menyampaikan, pihaknya mengapresiasi positif langkah Lorin Group melakukan penjajakan kerja sama secara legal.

“Kerja sama dengan instansi yang berkonsep syariah bagi kami merupakan suatu kewajiban untuk lebih mengembangkan perekonomian dan pendidikan berprinsip syariah. Halal saat ini tidak hanya melulu soal penyediaan makanan dan minuman, tapi lebih dari itu, salah satunya seperti kerja sama ini. Kami berharap dari kerja sama ini dapat dilanjutkan dengan intens berdiskusi mengenai pengembangan konsep syariah,” terangnya.

Lebih lanjut, Hamid mengungkapkan tidak hanya dapat menjadi refleksi Tri Dharma Perguruan Tinggi, Syariah Hotel Solo khususnya, dinilainya menjadi akomodasi yang tepat dan sesuai dengan konsep bisnis yang diusung UNIDA Gontor. Hal demikian karena SHS konsen dalam menggagas konsep perekonomian syariah.

“UNIDA Gontor juga membutuhkan lokasi atau tempat untuk menunjang kegiatan praktik kerja lapangan (PKL) bagi mahasiswanya. Selain itu kegiatan penelitian dan lainnya. Kami berharap kerja sama ini tidak hanya dilakukan hanya untuk kegiatan PKL mahasiswa. Akan tetapi, kerja sama bisa terus dan berkelanjutan ke depan,” ucapnya.

Selain itu, kata Hamid, selama ini UNIDA Gontor menemui kesulitan dalam menyediakan akomodasi bagi tamu-tamu pentingnya, sebagai lokasi peristirahatan sementara sebelum bertolak menuju UNIDA Gontor yang berlokasi di Ponorogo, Jawa Timur. Terlebih tamu-tamu pentingnya ini tidak hanya dari daerah lain di Indonesia saja, namun juga dari negara-negara lain seperti Arab Saudi dan Turki.

“Selain itu, Pondok Pesantren Gontor memiliki sekitar 25.000 santri. Selama ini banyak orang tua atau wali murid yang menginap di rumah warga apabila mengunjungi anak-anaknya ketika weekend, karena belum adanya akomodasi yang memadai. Maka dari itu, kami rasa hal ini dapat menjadi peluang bisnis yang bisa digarap oleh Syariah Hotel Solo,” katanya.

Dikatakannya, halal saat ini tidak hanya soal penyediaan makanan dan minuman. Lebih dari itu, lanjut Hamid, salah satunya seperti kerjasama berkonsep ekonomi syariah. "Kami berharap dari kerja sama ini dapat dilanjutkan dengan intens berdiskusi mengenai pengembangan konsep syariah,” terangnya.

Sebagai informasi, Syariah Hotel Solo merupakan salah satu hotel di bawah jaringan Lorin Group, selain Lorin Solo Hotel, Lorin Sentul Hotel, Lorin New Kuta, Lorin Belitung, Lorin D'Wangsa Solo Hotel, dan Loji Hotel Solo. (njs/dbs)


Back to Top