Kelompok Pengacara Negara Bagian Utah Beri Layanan Hukum Gratis untuk Warga Muslim AS

gomuslim.co.id- Angin segar berhembus untuk umat muslim di Amerika Serikat. Pasalnya, baru-baru ini, diumumkan bahwa sekelompok pengacara akan memberikan pelayanan hukum gratis untuk Muslim di Negara Bagian Utah, Amerika Serikat. Pelayanan tersebut akan diberikan kepada Muslim yang diganggu dan dilecehkan.

Pemimpin hak-hak sipil dan co-founder James McConkie mengatakan, imigran di Utah merupakan kelompok non-partisan. Mereka orang-orang dari berbagai latar belakang agama dan memiliki sekitar 50 orang pengacara. "Para pengacara tersebut siap untuk mewakili para pengungsi tanpa biaya," kata James sebagaimana dilansir dari publikasi Associated Press, Kamis (01/12).

Warga Muslim yang merasa takut dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika, juga akan dibantu. Sebab, mereka ketakutan akan terjadi pelarangan untuk imigran Muslim dan dipasang alat pelacak khusus untuk warga Muslim.

Hal itu karena kelompok pendatang dan minoritas itu sering diganggu dan hidup dalam ketakutan sejak Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS menggantikan Barack Obama. Liga Keadilan bagi Pengungsi di Utah adalah kelompok non-partisan yang terdiri dari pengacara dengan berbagai latar belakang agama berbeda.

Pembentukan kelompok pengacara sendiri dilatarbelakangi karena pelecehan terhadap warga Muslim di Amerika meningkat sejak pemilu. Contoh yang baru saja terjadi, seorang gadis diganggu oleh teman-teman di sekolahnya karena memakai jilbab. Saat dia sedang berjalan pulang, ada seorang laki-laki yang meneriakinya dan menyuruh gadis berhijab itu pulang ke negara asalnya.

Pemimpin komunitas Muslim Utah Noor Ul-Hasan mengatakan di Utah terdapat lebih dari 40 ribu imigran Muslim. Pembentukan kelompok pengacara merupakan bantuan yang sangat berarti bagi masyarakat Muslim. "Masyarakat khawatir saat bepergian, mereka tidak tahu harus berbuat apa," ujarnya.

Para pengacara tersebut bersedia membantu Musim di Utah agar bisa hidup damai. Berbagai upaya hukum akan dilakukan mereka semampunya untuk membantu. Banyak penduduk Utah merasa simpati terhadap para pengungsi itu, karena Utah didirikan oleh orang-orang Mormon yang mencari tempat yang aman untuk tinggal.

Orang-orang Mormon menjalankan kepercayaan mereka tanpa gangguan, kata pengacara Brad Parker, salah seorang pendiri kelompok pengacara itu. Gubernur Utah, Gary Herbert, mengataka sangat prihatin tentang kemungkinan usul diberlakukannya regstrasi bagi para pengungsi itu, seperti yang pernah diumumkan oleh Presiden AS terpilih Donald Trump. 

Selain itu, sebuah fakta baru-baru ini dari Pew Research Center merilis hasil penelitian mereka mengenai prediksi populasi Muslim di Amerika Serikat. Mereka memprediksikan sebelum tahun 2040 Islam menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen di AS. 

Pew Research Center juga memperkirakan ada sekitar 3,3 juta Muslim dari segala usia yang tinggal di Amerika Serikat pada 2015. Ini berarti bahwa umat Islam terdiri sekitar satu persen dari total penduduk Amerika Serikat (sekitar 322 juta orang pada tahun 2015). Dan angka itu akan berlipat pada tahun 2050. (nat/dbs)


Back to Top