Kini Khat dan Ornamen Mushaf Alquran Jadi Hak Cipta Penerbit

gomuslim.co.id- Teks mushaf Alquran pada hakikatnya tidak memiliki hak cipta. Namun, khat atau tulisan dan keterangan yang dimuat dalam Alquran seperti tanda baca, tajwid dan qiraat, serta ornamen (iluminasi) mushaf yang diterbitkan merupakan hak cipta penerbit dan dilindungi undang-undang.

Kepala Biro Hukum dan KLN Kemenag Achmad Gunaryo juga menegaskan pada saat memberikan materi yang berjudul Efektivitas Peraturan Menteri Agama (PMA) Penerbitan, Pentashihan, dan Peredaran Mushaf Alquran, pada Lokakarya Penerbitan Mushaf Alquran di Bekasi, Rabu (30/11). Lokakarya yang diikuti insan penerbit Alquran ini mengusung tema Wajah Baru Regulasi Penerbitan, Pentashihan, dan Peredaran Mushaf Alquran di Indonesia.

Menurutnya, pasal 8 ayat 1 PMA Nomor 44 tahun 2016 mengatur bahwa teks mushaf Alquran tidak memiliki hak cipta. Sementara ayat 2 menjelaskan, khat atau tulisan mushaf Alquran dan keterangan yang dimuat seperti tanda baca, tajwid dan qiraat, serta ornamen (iluminasi) mushaf yang diterbitkan merupakan hak cipta penerbit dan dilindungi undang-undang.

"Pesan pada pasal 8 ayat 1 dan ayat 2 ini jelas berbeda," ungkap  Gunaryo.

Gunaryo menambahkan bahwa kehadiran PMA nomor 44 tahun 2016 ini merupakan dasar hukum dalam mencetak, mentashih dan menyebarluaskan mushaf Alquran kepada masyarakat yang menjadi bentuk pemberian layanan yang baik pada masyarakat.

"PMA baru agar segera disosialisasikan, dan diharapkan dapat memberi perbaikan pada layanan terkait mushaf Alquran," kata Gunaryo.

Selain itu, KH Ahsin Sakho Muhammad menjelaskan bahwa ada beberapa ilmu yang dilibatkan dalam menulis mushaf Alquran. Antara lain ilmu qiraat, ilmu rasm Usmani, ilmu-ilmu Al-Waqfu wal Ibtida, ilmu Dhabth Wasy Syakl, ilmu Al Qiraat al Gharibah, ilmu Al-Makky dan Al-Madany, yartib Nuzul Suwaril Quran, ayat Sajdah, ilmu tanda-tanda baca, dan lainnya.

"Ilmu Dhabth Wasy Syakl, merupakan cara mengharakati huruf-huruf pada ayat Alquran. Persoalan ini bisa dirujuk pada kitab-kitab yang menjelaskan tentang ini," kata KH Ahsin Sakho Muhammad yang menyampaikan materi tentang Kajian dan Pengembangan Mushaf Standar Indonesia.

Lokakarya yang juga menjadi ajang sosialiasi PMA Nomor 44 tahun 2016 tentang Penerbitan, Pentashihan dan Penyebaran Mushaf Alquran ini akan berlangsung sampai 1 Desember 2016.

Adapun, Khat kaligrafi sendiri tidak berkaitan dengan agama, melainkan merupakan kreasi atau tangan kreatif seorang kaligrafer. Namun perlu di garis bawahi dalam penulisan model khat huruf arab boleh saja didesain sebagus mungkin, akan tetapi tidak boleh merubah makna apalagi arti dari kalimat tersebut. (nat/dbs)


Back to Top