Batu International Islamic Tourism 2016

Pariwisata Halal Kota Malang Akan Kedatangan Turis dari 24 Negara

gomuslim.co.id- Selain Aceh, Sumatera Barat, dan Lombok, Kota Malang juga gencar melakukan promosi pariwisata halalnya. Salahs atu yang terbaru dalah dengan menggelar sebuah event kelas intrenasional yang melibatkan 24 negara.

Adalah event Batu International Islamic Tourism (BIIT) 2016 yang digelar mulai tanggal 2 sampai 4 Desember 2016. Festival ini akan menyuguhkan beragam pertunjukkan seni budaya. Salah satunya yang tergolong unik adalah tari sarung yang dimainkan secara kolosal.

Negara-negara yang akan datang pada event BIIT 2016 ini di antaranya: Iran, Jepang, Malaysia, Turki, China, Singapura, Spanyol, Swiss, Thailand, Chekoslovakia, Vietnam, Abudabi, China, Ukraina, Bosnia, Bahrain, Czech, Suriname, Venezuela, Fiji, Swiss, Vietnam, Pakistan, dan Korea Utara.

Sesuai jadwal, akan ada 500 penari sarung kolosal sebagai pembuka sekaligus pemecahan rekor muri pada grand opening, Jumat  (2/12/2016) pukul 19.00. Sebelumnya diawali doa bersama lintas agama untuk keselamatan bangsa dan negara Indonesia.

Sinal Abidin Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batu dalam publikasi BatuTimes mengatakan pada acara ini juga expo dan pameran tentang seni dan budaya Islam dari luar negeri.

Sedangkan pada hari kedua, Sabtu (3/11/2016), ada acara penulisan mushaf Alquran oleh 1.210 anak difable yang dikoordinir LP Ma'arif. Masing-masing anak difable ini menulis satu lembar Al Quran. Karya mereka nanti dikumpulkan menjadi satu Alquran 30 juz.

”Lalu dilanjutkan dengan pertunjukkan tari sufi, kedua kegiatan itu akan berlangsung di  Balai Kota Among Tani,” ungkap mantan Kabag Humas Pemkot Batu ini. Acara kemudian dilanjutkan  dengan Islamic music center dan diikuti seminar International Islamic Tourism.

Selain itu, rencananya Duta Sesar Swiss juga akan menggelar diskusi. Dalam diskusi tersebut, sang Dubes akan menjelaskan tentang Kota Batu yang menjadi Swiss kecil di Pulau Jawa.

”Yang pasti akan ada berbagai pertunjukkan seni budaya selain dari Indonesia. Ada budaya dari 12 negara yang hadir. Lalu kami juga membagikan berbagai macam doorprize," ungkap Sinal.

Adapun, Event BIIT 2016 ini digelar Pemkot Batu dengan menggandeng Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Seni Budaya Muslimin Nahdatul Ulama (Lesbumi-PBNU). Tema yang diusung adalah ”Megawisata Batu untuk Dunia”.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan puluhan pengurus PBNU dan Lesbumi PBNU bakal hadir di Batu, serta rencananya Presiden RI Joko Widodo juga hadir.

Resmi Dibuka Besok, Jumat (02/12/2016)

Pertemuan internasional ini akan resmi dibuka besok (2/12). Tapi, duta besar dan konsulat jenderal (konjen) telah berdatangan. Pagi ini (01/12/2012), rombongan perwakilan lima benua itu diajak Wali Kota Batu Eddy Rumpoko untuk berwisata. Agenda tur ini diawali penanaman pohon di Arboretum, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji.

Ketua panitia BIIT 2016 H Uki Marzuki menyatakan, Korea Selatan (Korsel), Tiongkok, Suriname, Venezuela, dan Fiji merupakan perwakilan negara yang sudah tiba. Seluruh tamu diistirahatkan di Klub Bunga Butik Resort.

”Rabu, (30/11) 11 duta besar dan perwakilan dijadwalkan datang. Sedangkan hari ini, Kamis (01/12) mulai pagi hingga sore diajak berkeliling ke wisata-wisata di Kota Batu,” jelasnya.  

Uki juga memaparkan, keliling wisata bertajuk ’Diplomatic Tour to Batu’ itu selain mengenalkan destinasi wisata, diharapkan bisa mendatangkan kerja sama dalam bentuk investasi. ”Tidak sekadar kunjungan, diharapkan ada dialog serius yang mengarah pada kerja sama pengembangan wisata halal internasional,” pungkasnya. (fau/dbs) 

Baca juga:

Susul Lombok dan Aceh, Kota Malang Kembangkan Destinasi Wisata Halal Indonesia


Back to Top