Torehkan Prestasi, Remaja Muslimah AS Juarai Lomba Robotik Lego

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, kabar gembira datang dari komunitas muslim di Amerika Serikat. Pasalnya, sebuah tim yang beranggotakan remaja Muslimah telah memenangkan kompetisi robotika lego di Los Angeles yang pertama kali berlangsung ini.

Kemenangan tersebut membuat perubahan pandangan masyarakat di barat mengenai wanita muslim. Salah satu peserta, Zaina Siyed dalam publikasi Los Angeles Times mengatakan dia dan timnya berusaha untuk mencoba hal-hal secara bertahap dengan melakukan program robotika ini.

“Ini saatnya bagi kita untuk fokus, menyajikan diri dalam penampilan terbaik, “ katanya.

Adapun, kompetisi robitik lego ini dikhususkan untuk  anak muda berusia antara 9 hingga 14 tahun. Lomba robotik ini menjadi ajang untuk menempatkan diri pada posisi ilmuwan dan mereka harus menerapkan konsep-konsep matematika dan ilmu pengetahuan untuk masalah dunia nyata, serta menunjukkan kerja sama tim dan pemecahan masalah.

Zaina bersama timnya yang bernama FemSTEM beranggotakan delapan orang. Mereka berusia  sekitar 10 sampai 14 tahun. Sebelumnya, Zaina telah merekrut mereka dan mengumpulkan uang dalam kampanye online untuk mencukupi dana yang mereka butuhkan  untuk bersaing di kompetisi ini, termasuk membeli kaos tim, biaya pendaftaran, dan peralatan.

Zaina mengatakan bahwa timnya adalah satu-satunya tim yang beranggotakan remaja muslimah yang ikut kompetisi robotika lego di Amerika. Anggota tim FemSTEM mengatakan mereka merasa mewakili komunitas muslim dalam ajang ini.

Dalam hal ini, tim FemSTEM mengemban peran yang cukup berat, karena harus tampil dengan baik di samping juga mewakili umat Islam dengan perilaku yang baik di kompetisis tersebut. Karena itu, Zaina mengatakan dia ingin dunia tahu bahwa para remaja Muslimah dapat menjadi kuat, cerdas, sukses berkarier, serta mendapat dukungan orang tua dan masyarakatnya.

"Jika Anda melakukan sesuatu yang buruk, orang akan mengingat Anda. Jika Anda melakukan sesuatu yang baik, orang akan mengingat Anda," Salma Rashad, 14, adalah seorang mahasiswa di Diamond Bar High School, mengatakan pada hari kompetisi.

Setelah hari yang panjang melewati tahapan kompetisi yang memakan waktu hampir  7 jam, Cindy Muñoz, salah satu juri yang bekerja pada master dalam cybersecurity AS akhirnya mengumumkan kemenangan dari tim yang semua anggotanya adalah muslimah ini.

"Aku sangat bersemangat untuk melihat perempuan, minoritas, dan Muslim hanya benar-benar menjadi ulasan tentang hal-hal baik di seluruh dunia, “ pungkas Zaina. (fau/dbs)


Back to Top