Diapresiasi Banyak Tokoh, Film 'Bulan Terbelah di Langit Amerika 2' Sarat Toleransi dan Perdamaian

gomuslim.co.id- Sejumlah apresiasi dari berbagai kalangan terus berdatangan menjelang Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 tayang. Beberapa tokoh di Indonesia seperti KH Shallahuddin Wahid, Ustadz Al Habsy, Amien Rais menyambut positif film garapan Max Pictures ini. Bahkan Presiden Turki Recep Tayip Erdogan juga menyampaikan terinspirasi terhadap alur cerita film yang mengangkat tema “Apakah Muslim Penemu Amerika?” itu.

Film arahan Rizal Mantovani ini rencananya akan tayang pada tanggal 8 Desember 2016 mendatang. Sebelumnya, media di Turki, TRT (Turkish Radio and Television World) menayangkan berita tentang film yang mengambil lokasi syuting di San Fransisco, California, Amerika Serikat itu. Dalam rilisnya mereka menulis judul utama “Erdogan claim inspires film plot”.

Hal demikian terkait dengan pernyataan Erdogan yang pernah menyatakan bahwa “Muslim menemukan Benua Amerika tiga abad sebelum Christopher Columbus”. Media Turki menafsirkan pernyataan inilah inspirasi ide film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 (BTDLA) .

Pada acara screening film bersama rekan media di Plaza Indonesia, Sabtu (03/12), Produser Max Pictures, Ody Mulya mengatakan pihaknya merasa senang dan berharap film ini dapat memberikan inspirasi pada penontonnya. “Semoga film ini bisa diterima oleh masyarakat seluas-luasnya. Muatannya sarat akan pesan dan sangat mendidik. Saya juga berharap film ini menjadi tontonan yang jadi tuntunan dan sukses,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, mantan ketua MPR RI Amin Rais mengaku terkesan dengan film ini. Menurutnya, film ini sarat akan nilai-nilai luhur dalam kehidupan. “Semoga momentumnya pas, pesan akan pentingnya saling menghargai antar etnik dan agama yang berbeda-beda. Ini sharing kecil-kecilan dari Hanum dan Rangga dalam menyiarkan agama dengan cara lain yang berbeda,” katanya.

Selain itu Ustadz Bachtiar Natsir mengungkapkan, film BTDLA 2 ini sangat identik dengan Islam. Ia menangkap pesan dari film ini bahwa berbeda keyakinan tidak harus saling membenci. “Pesan yang cukup dalam untuk kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Peradaban modern yang penuh toleransi dan berkeadilan inilah yang sedang kita bangun bersama,” ungkapnya.

Penulis novel Bulan Terbelah di Langit Eropa 2, Hanum Salsabila Rais dan Rangga Almahendra mengungkapkan banyak pesan damai yang ingin disampaikan keduanya di film ini. “Tujuan saya dan mas Rangga hanya ingin memupuk rasa kebanggan terhadap kalangan Muslim. Kami ingin mengatakan bahwa Amerika tak sekedar Las Vegas, Rugby. Ini nih, ada kebesaran Islam juga di negara ini,” ucapnya.

Sementara itu, pemeran Hanum, Acha Septriasa mengatakan dengan apresiasi beragam ini berharap pesan dalam film ini akan sampai. “Semoga apa yang menjadi pesan d film ini bisa semakin luas dipahami oleh masyarakat dunia, bahwa analisa ini memang berdasar dan memiliki aksen yang cukup kuat,” ujarnya.

Pernyataan serupa juga dilontarkan pemeran Rangga, Abimana Aryasatya. “Film ini begitu mulia pesan yang ada dibelakangnya. Terutama tentang pesan toleransi dan saling menghargai antara sesama manusia. Sehingga saya senang jika diapresiasi dan terlebih pesannya sampai dan bisa diserap oleh penonton di mana pun dan siapa pun,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Film Bulan Terbelah di Langit Amerika 2 ini bercerita saat Hanum dan Rangga  berniat kembali ke Wina. Setelah menunaikan tugasnya, bos Hanum memberi misi baru yaitu menelusuri jejak harta karun misterius para pelaut Muslim China yang berlayar ke Amerika jauh sebelum Columbus. Untuk itu Hanum dan Rangga harus terbang dari New York ke San Fransisco.

Hanum pun meminta Azima (Rianti Cartwright) karena Azima mempunyai sumber terpercaya untuk menemukan bukti-bukti tersebut. Tanpa mereka pahami, bahaya tengah mengincar dari pemburu harta karun. Padahal di sisi lain, Azima dan anaknya, Sarah Husein (Hailey Franco) tengah kalut menerima penolakan dari ibundanya (Ira Wibowo) yang belum bisa menerima keislaman puterinya dan tidak menyadari rahasia dari fragmen kehidupannya.

Sementara itu, Stefan (Nino Fernandez) yang dihimpit masalah putus cinta dengan Jasmine (Hannah Al Rashid) yang tengah hamil tertekan antara dua pilihan pahit yang harus diambil. Perjalanan dari titik terang masing-masing membuat satu demi satu terpecah belah, sehingga akhirnya menemukan makna di balik setiap perjalanan tersebut dalam bingkai keajaiban Tuhan. (njs)

 


Back to Top