IITCF Gelar 'Education Trip' di Turki

gomuslim.co.id- Indonesian  Islamic Travel  Communication Forum (IITCF) tengah menggelar Turkey Muslim Educational Trip yang digelar pada  27 November hingga 6 Desember 2016. Kegiatan pelatihan dan pendidikan  (educational trip) wisata halal yang merupakan kerja sama dengan Dorak Tour itu diikuti 40 peserta.

Selama berada di Turki, peserta  mengunjungi 10 kota, antara lain  Ankara, Istanbul, Konya, Bursa, Bergama, Ephesus,  dan Cappadocia. Para peserta juga  diajak mengunjungi sejumlah wisata rekreasi lainnya semisal Istana Topkapi  dan  Masjid Biru.

Selama di Turki, para peserta  tidak hanya melihat objek wisata dan kelengkapan fasilitas,  tapi juga diberikan  pelatihan mulai dari teknik pemandu wisata, kepemimpinan, pemecahan masalah dan lain-lain oleh IITCF. "Turkey Muslim Educational Trip merupakan ajang pelatihan bagi para  pelaku travel Muslim, baik tour leader, tour planner, tour consultant, dan pemilik travel," ujar Chairman IITCF Priyadi Abadi dalam rilis resminya. 

Priyadi menyebutkan salah satu program IITCF dalam melaksanakan educational  trip ke berbagai negara adalah menyerahkan perangkat shalat (mukena, kain sarung, sajadah dan sandal)  ke berbagai tempat   yang dikunjungi (masjid, hotel, restoran, pusat belanja, rest area,  dan pusat wisata, serta kedutaan Indonesia di negara-negara tersebut). “Penyerahan perangkat shalat ini merupakan bagian dari program menebar sejuta perangkat shalat  di dunia,” tutur Priyadi.

Begitu pula saat melaksanakan Turkey Muslim Educationl Trip, IITCF menyerahkan sumbangan perangkat shalat. Saat mengunjungi kota Bursa, IITCF menyerahkan sumbangan perangkat shalat ke Masjid Ulu Camii (Grand Mosque), Selasa (29/11/2016). Masjid Ulu Camii merupakan masjid terbesar di Bursa.

“Sumbangan perangkat shalat tersebut diterima Manajer Pengelola Masjid Ulu Camii Muhammad Tanrikallah. Sebagai ungkapan terima kasih, pihak Masjid Ulu Camii memberikan kepada kami satu buah Alquran,” ujar Priyadi.

IITCF juga menyerahkan sumbangan perangkat shalat kepada Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki, Wardana, saat rombongan IITCF mengunjungi Wisma Duta (kediaman Dubes RI di Turki) di Ankara, Sabtu (3/12/2016). “Kami juga akan menyerahkan sumbangan perangkat shalat ke Masjid Biru (Blue Mosque) di Istanbul, Ahad (4/12/2016) siang ini,” tambah Priyadi.

Sebelumnya, IITCF telah menyerahkan sumbangan perangkat shalat dalam Muslim educational trip ke Eropa Barat  (Juli sampai Agustus 2016) dan Taiwan (November 2016). “Tahun 2017 kami akan melanjutkan program Sejuta Perangkat Shalat, angtara lain ke Eropa Barat pada Januari 2017, Balkan pada Maret 2017, dan Amerika Serikat,”  ujar Priyadi Abadi.

Untuk diketahui, Indonesian  Islamic Travel  Communication Forum sendiri memulai program mereka dengan jaringan sederhana di dunia maya pada para umat muslim yang hendak berkunjung ke destinasi wisata halal dan tujuan Ziarah dengan anggota mereka berasal dari pemilik agen perjalanan, staf tour dan pemimpin tur atau perjalanan.

Prihatin dengan kurangnya sumber daya manusia yang profesional, IITCF memulai untuk memulai dengan perjalanan atau pelatihan pendidikan program untuk meningkatkan keterampilan bagi mereka di jalur industri perjalanan Islam.

“Semoga melalui pelatihan ini kita dapat mengubah dan membuka mata para agen perjalanan muslim untuk mengatur pasar mereka bukan hanya pada kegiatan Haji dan Umrah saja, tetapi juga pada wisata muslim lainnya di seluruh dunia,” harap Priyadi. (ari/dbs)


Back to Top