Ratusan Penyuluh Agama Islam Non PNS Siap Diterjunkan di Masyarakat

gomuslim.co.id- Sebagai kepanjangan dari pemerintah, Penyuluh Agama (PA) memiliki peran penting dalam membimbing masyarakat terkait dengan permasalahan keagamaan yang dihadapi. Akan tetapi tugas mereka berbeda dengan ustadz atau ulama. Fungsi PA bukan sekedar memberikan pembinaan rohani umat, tetapi menjadi public relations pemerintah khususnya Kementerian Agama terkait informasi pembangunan dan kebijakan keagamaan.

Beberapa waktu lalu, Kementerian Agama RI melalui Bimbingan Masyarakat Islam melakukan tes serentak untuk calon Penyuluh Agama Islam Non-PNS. Para penyuluh ini nantinya akan ditempatkan di tingkat kecamatan, tapi bertugas ke desa-desa. Di beberapa daerah, puluhan bahkan ratusan orang dinyatakan lulus menjadi Penyuluh Agama Non-PNS.

Kepala Kementerian Agama (Kemenang) Kabupaten Kapuas Hulu, H M Kusyairi Husman menyatakan, yang dinyatakan lulus sebagai Penyuluh Agama Islam Non PNS di Kapuas Hulu sebanyak 179 orang peserta, dari jumlah ikut seleksi ada 206 orang.

“Berkas yang kami terima cari calon penyuluh agama Islam sekitar 214 orang. Tapi yang lulus administrasi dan bisa ikut seleksi hanya 206 orang. Dengan hasilnya sebanyak 179 orang yang lulus sebagai penyuluh agama Islam. Sementara kuota kita seharusnya 184 orang,” ujarnya belum lama ini.

Menurutnya, jumlah kouta penyuluh agama Islam Non PNS di Kapuas Hulu belum terpenuhi hanya baru 179 orang. Pihaknya masih mengalami kekurangan sekitar 5 orang. “Jadi kouta belum cukup, namun sementara belum ada arahan dari Kementerian untuk menutupi kekurangan tersebut,” ucapnya.

Dari 179 orang tersebut akan ditugaskan ke 23 kecamatan se-Kapuas Hulu. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam pendalaman dan syiar ajaran agama khusus umat Islam. Tetap selalu menjaga kerukunan umat beragama. “Kalau teknik kerjanya sendiri, kami masih melakukan diskusi dulu,” jelasnya.

Kusyairi menutrukan, dalam waktu dekat ini, bagi yang lulus sebagai penyuluh agama Islam itu, agar menyiapkan beberapa perlengkapan berka seperti, nomor rekening, NPWP, SKCK, Surat Kesehatan, dan persyaratan yang awal kemarin. “Barulah SK pengangkatan sebagai penyuluhan agama Islam non PNS dari Kemenang Kapuas Hulu dikeluarkan. Setelah itu mereka akan diikutsertakan pelatihan atau bimbingan teknis kerja sebagai penyuluh agama,” terangnya.

Di tempat berbeda, sebanyak 64 calon penyuluh agama Non-PNS dinyatakan lulus dari 101 calon yang mendaftar. Mereka dinyatakan lulus setelah menjalani serangkaian tes. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Empat Lawang Zainurri Matan melalui Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Saifullah Rozak, mengatakan bahwa peserta yang dinyatakan lulus merupakan calon penyuluh terbaik dengan perolehan nilai akumulasi beberapa tahapan tes.

“Kita sudah melaksanakan tes tertulis, wawancara, praktik, solat jenazah, ceramah, mengaji, baca Alquran dan lainnya. Mereka yang lulus merupakan penyuluh yang memang mengerti agama,” ujarnya.

Diperkirakan tahun 2017, penyuluh agama Islam non PNS itu sudah mulai terjun kelapangan, untuk menjalankan tugasnya sebagai penyuluh. Para penyuluh juga akan melakukan penandatanganan surat keputusan (SK) dan mulai bekerja sesuai penugasan dan penempatan mereka masing-masing.

“Mereka akan ditugaskan di delapan kecamatan kecuali Kecamatan Pendopo Barat dan Sikap Dalam karena belum ada kantor urusan agama (KUA). Tapi insya Allah tahun depan KUA sudah ada,” jelasnya. (njs/dbs)


Back to Top