FITK UIN Jakarta Bentuk Komunitas Ikatan Mahasiswa Peduli Halal

gomuslim.co.id– Perguruan Tinggi menjadi salah satu area yang diharapkan bisa memberikan kesadaran serta edukasi lebih mendalam kepada masyarakat tentang pentingnya sertifikasi halal untuk setiap produk halal yang berada di pasaran.

Selain itu, kalangan akademisi di perguruan tinggi juga memiliki inisiatif yang sangat besar dalam memperkuat kemampuan manajemen dan produksi industri kecil menengah. Karenanya, kampus juga dinilai aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk diterapkan oleh para pelaku usaha yang ada.

Pemahaman akan sertifikasi halal terhadap berbagai jenis makanan dirasa sangat penting. Sebab, selain untuk kebutuhan kepercayaan, label halal menjadi salah satu kunci penting yang erat kaitannya dengan kesehatan. Hal ini diutarakan langsung oleh Sekretaris LPPOM MUI Jawa Timur, Dr. H. Moch. Khoirul Anwar SAg, MEI saat mengisi seminar yang mengusung tema 'Sinergi pengembangan daya saing industri halal Indonesia' beberapa waktu yang lalu.

Berkaca dari hal tersebut, Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta membentuk Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (Imapela) Regional Banten.

Muhammad Yusup Sartono Ketua Pelaksana Seminar Peduli Halal Prodi Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta mengatakan pembentukan forum Imapela merupakan hasil dari seminar yang digelar di kampus UIN Jakarta di Ciputat Tangsel.

“Organisasi kemahasiswaan ini dibentuk dengan konsentrasi utama melakukan kajian, riset, dan advokasi kehalalan produk makanan, minuman, dan kosmetika,” katanya, Minggu (11/12).

Ia menuturkan nantinya Imapela juga akan menjadi wadah bagi pengembangan kepedulian mahasiswa dari sisi akademik. Selain itu, dengan pembentukan organisasi Imapela memungkinkan dapat melakukan pengabdian kepada masyarakat atas isu yang menjadi konsentrasinya.

Berdasarkan keterangan pada situs resminya, terdapat keterangn yang menjelaskan mahasiswa Prodi Pendidikan Kimia, FITK UIN Syarif Hidayatullah menyelenggarakan seminar Peduli Halal bertajuk Jaminan Kehalalan Teknologi  Pangan Modern dan Produk Kecantikan yang Beredar di masyarakat.

Seminar yang digelar untuk memberikan informasi dan edukasi tentang produk halal, baik makanan, minuman, kosmetik dan obat kepada kalangan konsumen, dihadiri ratusan mahasiswa dan para dosen di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN.

Sebagai narasumber siminar antara lain Burhanudin Milama, Ketua Prodi Pendidikan Kimia FITK UIN Jakarta, Adi Riyadhi Auditor Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Salamah Agung, Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN Jakarta, Yahya Iskandar Perwakilan Kanwil Kementerian Agama Kota Tangsel dan A. Samsudin, LPPOM Provinsi Banten.

Untuk diketahui, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) adalah salah satu fakultas tertua yang ada di lingkungan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. FITK bermula dari Jurusan Pendidikan Agama pada Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA) yang berdiri pada 1 Juni 1957.

Ketika ADIA di Jakarta dan PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri) di Yogyakarta digabung menjadi IAIN Al-Jami’ah al-Islamiyah al-Hukumiyah pada tahun 1960, IAIN Cabang Jakarta diserahi tugas mengelola Fakultas Tarbiyah dan Fakultas Adab. Sementara IAIN di Yogyakarta diberi tugas mengelola Fakultas Ushuluddin dan Fakultas Syariah. (ari/dbs)


Back to Top