Peringati Maulid Nabi, Warga Sekadau Pontianak Gelar Pawai dan Sunatan Massal

gomuslim.co.id– Masyarakat kabupaten Sekadau, Pontianak memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan cara yang unik. Tidak hanya menggelar pengajian, masyarakat Sekadau juga mengadakan sebuah kegiatan khitanan massal dan beberapa kegiatan keagamaan lainnya. Kegiatan Maulid ini dipusatkan di Masjid Al Zaitun Desa Seberang Kapuas Kecamatan Sekadau Hilir, Senin (12/12).

Sementara kegiatan ini sendiri iikuti oleh 23 peserta yang kesemuanya adalah anak-anak yang berdomisili di sekitar desa Sekadau. Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau Yohanes Jhon mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi dengan adanya kegiatan maulid tradisional tersebut.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat positif dalam rangka membina iman keagaman umat muslim di Kabupaten Sekadau.

“Dengan kegiatan ini umat semakin dekat dengan Allah SWT. Dikaitkan dengan makna maulid, adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW kelahiran adalah bukti kasih sayang Allah kepada umatnya,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, dengan momentum Maulid ini masyarakat dapat membina ukhuwah. “Di samping itu juga untuk membina ukhuwah islamiyah. Islam dengan negara, muslim dengan umat beragama lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sekadau Durrohman juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan rasa toleransi antar sesama. Maulid tradisional, kata dia, harus menjadi momentum untuk mengenang kelahiran nabi Muhammad SAW.

“Mari mengenang jasa yang begitu besar. Menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk mengenang dan bukan hura-hura,” ujarnya.

Momentum tersebut, kata dia, juga bagaimana menjadikan Nabi sebagai suri tauladan bagi umat. Sudah sewajarnya, kata dia, umat islam mengenang jasa Nabi Muhammad.

“Bagaimana menjadikannya sebagai suri tauladan yang tidak pernah mencela dan selalu menjaga kerukunan. Sehingga beda pandangan, beda pendapat bukan menjadi halangan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat agar tidak terpancing dengan isu yang sedang berkembang. “Jangan terpancing dengan isu yang ada, sehingga bisa menjadi masyarakat yang damai, sejahtera lahir dan batin. Kami mengajak masyarakat untuk menjalankan tugas dan fungsinya,”tukasnya.

Sebelumnya, bertempat di terminal Lawang Kuari kawasan pasar Sekadau, Bupati Sekadau Rupinusjuga telah melepas peserta pawai ta'ruf dan pelepasan jemaah umrah.

Rupinus mengatakan dalam memperingati Maulid Nabi SAW kegiatan pawai ta'ruf tersebut untuk mempererat silahturahmi dan persaudaraan antar umat beragama dan pemerintah daerah. Selain itu, kata dia, melalui kegiatan tersebut untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta kedamaian di Sekadau untuk ditingkatkan lagi.“Selain itu tidak lupa untuk mendoakan saudara-saudara yang tertimpa musibah gempa di Aceh,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Sekadau Salim mengatakan, kegiatan pawai ta'ruf disambut antusias oleh para peserta. Apalagi, kata dia, para peserta tersebut merupakan para pelajar mulai dari SD, SMP, SMA serta organisasi islam yang ada di Kabupaten Sekadau.

“Tak hanya pawai ta'ruf kegiatan maulid Nabi juga berbarengan dengan pelepasan jamaah ke tanah suci yang akan berangkat menjalankan ibadah umrah,” katanya. (ari/dbs)


Back to Top