Begini Cara Sekolah Dasar Islam di Yogyakarta Dorong Siswa Hafal Alquran

gomuslim.co.id- Banyak cara yang dilakukan untuk mendorong anak-anak supaya mencintai Alquran. Salah satunya dengan memberikan penghargaan kepada mereka yang mampu menghafal beberapa juz Alquran. Seperti yang dilakukan oleh SDIT Lukman Al Hakim Sleman, Yogyakarta.

Baru-baru ini, ratusan siswa berbagai sekolah di bawah naungan Konsorsium Yayasan Mulia itu mendapat penghargaan. Penghargaan tersebut diberikan karena mereka mampu menghafal Alquran antara dua hingga empat juz. Koordinator Tahfidz SDIT Lukman Al Hakim Sleman Adhi Fibrian mengatakan, penghargaan diberikan untuk memotivasi dan memberikan semangat bagi peserta didik dalam mengikuti program tahfidz (menghafal Alquran).

“Setiap tahun kegiatan ini secara rutin kami gelar. Untuk SDIT Luqman Al Hakim sendiri total yang dilantik sebanyak 119 siswa. Mereka terdiri dari 50 siswi dan 69 siswa,” ujarnya di sela-sela kegiatan Haflah Khatmil Quran di Mandalabakti Wanitatama, belum lama ini.

Adhi menjelaskan siswa-siswi tersebut dapat menghafal Alquran dengan beragam kemampaun. Sebanyak 22 siswa bisa menghafal empat juz, satu siswa bisa menghafal tiga juz, dan 96 siswa dapat menghafal dua juz kitab suci tersebut.

Menurut Adhi, siswa-siswi yang dilantik tersebut berasal dari kelas dua maupun kelas tiga SDIT Lukman Al Hakim. “Siswi yang mendapat penghargaan khusus dari yayasan adalah Naura Syifa Almira, siswi kelas dua yang mampu menghafal melebihi target yang ditentukan,” katanya.

Selain itu, kata dia, sejak masuk sekolah, siswa memang sudah diajarkan untuk menghafal Alquran. Tidak ada metode penghafalan secara khusus yang diterapkan. Hanya saja untuk membantu siswa mampu menghafal Alquran, sekolah memberikan bimbingan dengan cara memutar video atau gerakan. “Gerakan visual diberikan sesuai dengan makna ayat-ayat yang dihafalkan,” paparnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan setiap hari siswa juga diwajibkan mengikuti program menghafal Alquran selama dua jam mulai Senin hingga Jumat. Sementara itu, untuk memantapkan hafalan, siswa mengikuti kegiatan mabit yang dilakukan sebulan sekali. “Satu tahun, ditargetkan siswa sudah bisa menghafal minimal satu juz. Misalnya siswa kelas dua, bisa menghafal dua juz dan seterusnya,” jelasnya.

Selain SDIT Lukman Al Hakim Sleman, siswa siswi yang dilantik dan mendapat penghargaan berasal dari TKIT Muadz Bin Jabal, SMPIT Abu Bakar dan SMAIT Abu Bakar di wilayah Jogja dan Sleman.

Sebagai informasi, Sekolah Dasar Islam Terpadu Luqman Al Hakim Sleman merupakan sekolah dasar islam terpadu yang didirikan oleh Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Luqman Al Hakim Yogyakarta. Sekolah dengan akta nomor II tanggal 27 Juni 2012 ini dikuatkan dengan keputusan menteri hukum dan hak asasi manusia Republik Indonesia dengan nomor AHU-07404.50.10.2014.

SDIT Luqman Al Hakim Sleman memadukan kurikulum pendidikan nasional 2013 dengan kurikulum khas yayasan. Penekanan Kurikulum khas yayasan terutama berkaitan dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari seperti wudhu dan shalat. Kurikulum khas yayasan juga disesuaikan dengan perkembangan otak anak yang pesat di usia awal-awal Sekolah Dasar “Golden Age” dengan menghafal Al Qur’an dan Al Hadits.

Selain penambahan kurikulum khas yayasan, pembelajaran di dalam kelas didukung oleh program pembiasaan yang didasarkan kepada nilai-nilai Al Quran dan As Sunnah dengan pemahaman yang shahih. Para siswa diajarkan adab-adab Islami, baik dalam bergaul dengan sesama siswa maupun dengan guru dan orangtua serta masyarakat.

SDIT Luqman Al Hakim Sleman memiliki panggilan khusus ESLUHA SMART dengan makna SDIT Luqman Al Hakim Sleman mengasah pribadi yang Sigap, Mandiri, Aktif, Religius dan Teladan. (njs/dbs)

 


Back to Top