Wujudkan Generasi Muda Berkarakter, Ratusan Pelajar Aceh Gelar Pentas PAI

gomuslim.co.id- Beragam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilakukan oleh kalangan masyarakat Indonesia. Mulai dari pawai, ziarah sampai dengan tabligh akbar. Namun berbeda dengan perayaan di Aceh Tengah.

Baru-baru ini,  Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) dan Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKG PAI) Kabupaten Aceh Tengah menggelar Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI).

Kegiatan ini diikuti ratusan pelajar di Aceh Tengah. Pelaksana Tugas Bupati Aceh Tengah, Drs H Alhudri MM dalam sambutannya mengungkapkan Pentas PAI merupakan ajang pembentukan karakter generasi bangsa. 

“Saya berharap melalui pentas ini dapat mewujudkan generasi muda berkarakter dan menumbuh-kembangkan minat, bakat, dan kreativitas di bidang keterampilan dan seni pendidikan Agama Islam,” ujarnya di Takengon, Selasa (13/12).

Menurutnya, Pentas PAI tersebut juga bertujuan mempererat persaudaraan muslim dan memberi motivasi pada peserta didik mengamalkan ajaran Islam lewat kompetisi. “Kegiatan ini juga dapat memberikan motivasi kepada peserta didik supaya lebih bersemangat mempelajari dan mencintai pelajaran Pendidikan Agama Islam,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan penanaman ajaran agama Islam penting dilaksanakan sejak usia dini dan remaja. Hal ini dimulai dari keluarga dan lingkungan masyarakat sehingga berdampak pada tatanan kehidupan yang baik bagi suatu bangsa dan negara.

“Usia remaja adalah saat yang tepat untuk menggali dan menyerap segala ilmu pengetahuan yang bermanfaat untuk masa depan. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk hal itu,” tambahnya.

Selain itu, kata dia, pentas PAI merupakan salah upaya untuk mempedomani ajaran Alquran dan mentauladani Rasulullah. “Lewat pentas PAI kita harap adik-adik pelajar dapat mencontoh karakter Nabi Muhammad SAW yang memiliki kepribadian yang luhur,” ungkapnya.

Alhudri mengatakan ajang PAI juga merupakan kegiatan positif untuk mengantisipasi generasi muda dari pengaruh negatif tehnologi informasi. “Pemanfaatan tehnologi yang tidak tepat akan menggerus nilai-nilai agama dan adat istiadat di kalangan remaja. Karena itu melalui pentas PAI, diharapkan rasa mencintai dan memahami ajaran agama Islam dapat ditanamkan kepada pelajar,” ujar Kadis Sosial Aceh itu.

Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Ridwansyah SAg menyebutkan ajang tahunan itu untuk mempersiapkan menghadapi pentas PAI tingkat Provinsi Aceh dan Nasional. “Kegiatan ini untuk mempersiapkan pelajar Aceh Tengah mengikuti pentas PAI tingkat Provinsi Aceh dan Nasional tahun depan,” tuturnya.

Pentas PAI juga katanya, selain ajang silaturrahmi antar pelajar dan guru, juga salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan khususnya bidang ilmu agama disemua jenjang. “Pentas PAI diikuti pelajar tingkat SD, SMP dan SMK sederajat. Berlangsung hingga tiga hari, 13 sampai 15 Desember 2016,” ucapnya.

Sebagai informasi, pentas PAI meliputi berbagai macam berkompetisi seperti cabang tilawah, khatil Quran, takhfidz Quran, lomba pidato, nasyid, debat PAI dan kreasi busana muslim. Kegiatan ini juga dihadiri Kasdim Aceh Tengah Mayor Inf Ade Munandar S I Pem, Kakakemenag Amrun Saleh, Kadis Pendidikan Nasaruddin, Kabid PAI Kanwil Kemenag Aceh dan sejumlah kepala sekolah. (njs/dbs)


Back to Top