Produk Hair Care Hijabers Jadi Peluang Baru untuk Pasar Asia Pasifik

gomuslim.co.id– Saat ini, pertumbuhan pasar produk halal di Asia Pasifik bergerak melampaui daya tarik pasar. Hal ini terlihat dari potensi pertumbuhan sektor perawatan rambut halal seperti hair conditioner dan shampo.

Andrew McDougall, Analis Global di perusahaan analitik Mintel berkomentar dalam laporannya yang berjudul Growing population outpacing product present opportunity for halal haircare yang menyebutkan bahwa populasi penduduk muslim di kawasan Asia Pasifik memberikan sebuah kesempatan bagi segmen perawatan rambut halal. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk Muslim akan meningkat sebesar 73% lebih pada periode 2010 sampai 2050, ini membuka peluang yang cukup besar untuk produsen produk halal untuk memperluas ke segmen pasar yang cukup belum dijamah.

Dilansir dari situs Cosmetics Design Asia (14/12), kehadiran peluang ini juga dikarenakan semakin banyaknya muslimah di kawasan asia Pasifik yang menggunakan hijab dan produk perawatan rambut menjadi salah satu solusi untuk tetap menjaga kesehatan rambut mereka.

Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah pengguna hijab telah meningkat, hal ini juga diiringi dengan peluncuran produk haircare halal di negara-negara Muslim. Namun, Mintel telah mengidentifikasi bahwa sampai dengan saat ini baru sedikit perusahaan yang menyediakan produk perawatan rambut khusus untuk rambut tertutup. Hal ini juga sejalan dengan pemasaran dan promosi produk yang ditargetkan untuk pemakai hijab.

Dengan sedikitnya pemain pada sektor ini, tentuya membuka peluang yang sangat besar bagi produsen perawatan rambut untuk meraup banyak keuntungan, apalagi melihat banyaknya penggna hijab di kawasan ini.

Memenuhi kebutuhan konsumen

Mintel menunjukkan bahwa produk pelembab dan hair mists yang menawarkan kesegaran dan mengharumkan rambut yang tertutup akan populer pada sektor ini. Selain itu, dry mousse juga akan mendapatkan pasar bersama dengan dry shampo. Masker rambut atau krim malam untuk rambut juga merupakan salah satu jenis produk perawatan rambut yang akan tumbuh di sektor ini.

Untuk diketahui, beberapa produsen dari negara-negara berkembang telah mengembangkan produk yang ditujukan untuk para hijaber. Sebagai contoh, Akar ginseng pada produk Sunsilk Hijab Recharge Strong and Hairfall Solution mulai mendapatkan banyak pengguna di Indonesia. Produk ini berguna untuk menebalkan dan memperkuat rambut, sedangkan sedangkan aroma yang dihasilkan juga sangat membantu para hijaber di Indonesia.

Sementara di Malaysia, terdapat produsen yakni Safi Shayla Hair Spa yang memiliki produk bersertifikat halal dan mengklaim cocok untuk semua jenis rambut, terutama pemakai jilbab dan juga mengandung multivitamin yang melembabkan rambut.

Tidak hanya di kawasan APAC saja, di kancah internasional mereka juga telah memperluas portofolio ke segmen perawatan rambut jilbab. Unilever Indonesia contohnya yang bergabung dengan spesialis perawatan kulit kepala Francesca Fusco pada tahun 2015 untuk meluncurkan Sunsilk Clean & Fresh, yang bertujuan untuk menyuburkan rambut dan menghasilkan kulit kepala untuk pemakai jilbab.

Dengan memberikan sesuatu yang diinginkan oleh konsumen, para produsen produk perawatan rambut berjilbab tentunya akan semakin dicintai oleh para hijaber di negara-negara APAC yang mayoritas penduduknya beragama Islam. (ari/dbs)


Back to Top