"World Halal Tourism Award' Jadi Cara Sumbar Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

gomuslim.co.id– Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil meraih beberapa kategori pada ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 yang digelar di Abu Dhabi, UEA beberapa waktu lalu. Kemenangan ini bukan hanya semakin mengukuhkan provinsi Sumbar sebagai salah satu destiasi tujuan wisata halal terbaik di dunia, melainkan berpotensi besar dalam meningkatkan pertubuhan ekonomi di wilayah tersebut.

Hal ini di prediksi langsung oleh Bank Indonesia. BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat tahun depan berada pada kisaran 5,3 persen hingga 5,7 persen. Kondisi ini dikarenakan pemulihan harga komoditas yang terbilang lamban.

Menurut Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar Puji Atmoko, potensi pertumbuhan ekonomi Sumbar masih terbuka lebar di tengah tekanan ekonomi global. "Peluangnya masih terbuka, dengan mengoptimalkan belanja pemerintah, mendorong investasi, dan meningkatkan kredit perbankan ke sektor produktif," kata Puji Atmoko, Rabu (14/12).

Selain itu, BI juga optimis jika pertumbuhan ekonomi Sumbar tahun depan akan lebih baik dari pencapaian 2016 meski tidak melonjak secara signifikan. Hal ini disebabkan karena terbatasnya belanja pemerintah untuk menstimulus pertumbuhan. Pada sisi lain, harga komoditas pertanian di pasar global belum sepenuhnya membaik.

Dalam hal ini, BI memprediksi pertumbuhan ekonomi Sumbar di kisaran 5,2 persen hingga 5,6 persen. Target ini melihat realisasi pertumbuhan ekonomi Sumbar di kuartal ketiga yang mencapai 4,82 persen, terendah dalam 5 tahun terakhir.

Pengetatan anggaran yang dilakukan pemerintah dan pemotongan dana alokasi umum (DAU) menyebabkan sejumlah proyek di daerah melambat. Penurunan juga dipacu dari sektor lapangan usaha di sektor pertanian akibat cuaca ekstrem yang dalam kondisi normal berkontribusi terhadap PDRB sebesar 24 persen.

Selama kuartal tiga, BPS mencatat, sektor pertanian ini menurun produksinya hingga 1,09 persen. Karena kontribusinya yang besar terhadap PDRB, menahan laju pertumbuhan daerah itu.

Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6,16 Persen

Berbeda dengan prediksi BI, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno justru optimis pertumbuhan ekonomi Sumbar tahun 2017 di kisaran 6,16 persen dengan proyeksi inflasi 4,5 persen plus minus 1 persen. Target tersebut merupakan kesepakatan bersama pemerintah dan DPRD Sumbar.

"Kami sepakat dengan proyeksi BI, tetapi kami juga yakin akan tumbuh lebih bagus, dan harus diusahakan," katanya. Optimisme pemerintah daerah tidak lepas dari memaksimalkan pengembangan sektor pariwisata dan energi. Sumbar baru saja menggaet penghargaan di World's Best Halal Destinasi dan Kuliner.

Kini, sektor pariwisata dan kuliner diharapkan dapat merealisasikan hal tersebut. Pasalnya, pada ajang WHTA 2016 lalu saja Provinsi Sumatera Barat mampu memenangkan tiga kategori yakni World’s Best Halal Tour Operator - Ero Tour, West Sumatera, Indonesia.World’s Best Halal Culinary Destination - West Sumatera, Indonesia. World’s Best Halal Destination - West Sumatera, Indonesia.

Mereka juga berhasil mengalahkan para pesaing potensial dari negaranegara maju lainnya eperti Malaysia dan negara-negara Timur Tengah. Apalagi, secara kultur sosial branding produk halal merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat Sumbar. Salah satu kunci sukses Sumbar dalam meraih penghargaan ini adalah peran aktif dari kepala daerah dari gubernur hingga bupati dan wali kota di seluruh Sumbar.

Sadar akan potensi ini, kedepannya yang harus dilakukan pemerintah daerah Sumbar adalah memberikan pemahaman halal atau ramah terhadap kebutuhan wisatawan Muslim yang selama ini dipahami secara tradisional oleh pelaku usaha jasa pariwisata dapat memenuhi kriteria nasional dan internasional dalam bentuk infrastruktur yang tersertifikasi. (ari/dbs)

 


Back to Top