Indonesia Juara Umum WHTA 2016

Ini Keunggulan Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh dalam Raih Gelar 'World’s Best Airport for Halal Travellers' 2016

gomuslim.co.id- Indonesia berhasil menyapu bersih 12 kategori, dari 16 yang dipertarungkan dalam World Halal Tourism Award 2016 di Abu Dhabi, UEA, 24 Oktober sampai 25 November 2016.Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun langsung memforward cuplikan lagu “Maju Tak Gentar” gubahan C Simanjuntak itu. “Maju Serentak, Tentu Kita Menang!” kata Arief Yahya yang surprise dengan kemenangan itu. Dia selalu menyebut bahwa kemenangan itu direncanakan.

Cuplikan lagu tersebut ternyata bukan hanya sekadar jargon. Setidaknya itu bisa dilihat dari keberhasilan PT Angkasa Pura II melalui salah satu bandara yang dikelolanya, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh, dinobatkan sebagai pemenang kategori World’s Best Airport for Halal Travellers dalam World Halal Tourism Awards 2016.

Keberhasilan bandara di Serambi Mekkah ini tidak lepas dari peran netizen yang ikut berpartisipasi dalam memilih pemenang. Adapun tercatat sebanyak 1,89 juta voters dari 116 negara ikut menentukan pemenang dalam 16 kategori World Halal Tourism Awards ini.

Di samping itu, dewan panel yang terdiri dari sembilan orang profesional di industri global pariwisata halal juga memastikan bahwa para nominator termasuk Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda memenuhi kriteria penghargaan. Dewan panel ini juga turut menjaga keseluruhan proses seleksi berjalan berimbang dan independen.

PT Angkasa Pura II juga menuturkan bahwa keberhasilan Bandara Internasional Iskandar Muda menjuarai ajang ini juga tidak lepas dari dukungan pemerintah khususnya Kementerian Pariwisata. Adapun berkat program serta dukungan Kemenpar, Indonesia berhasil meraih 12 gelar juara dari 16 kategori yang dipertandinglam di World Halal Tourism Award 2016.

“Kami berterimakasih kepada seluruh pihak sehingga Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dapat meraih gelar World’s Best Airport for Halal Travellers. Terima kasih secara khusus juga kami sampaikan kepada Kementerian Pariwisata atas berbagai dukungan serta bimbingan sehingga gelar dapat diraih. Penghargaan ini adalah yang pertama bagi bandara-bandara di Indonesia, di mana pada tahun lalu yang berhasil menjadi pemenang adalah Abu Dhabi International Airport. Kami berharap penghargaan ini akan menjadi pemicu bagi AP II untuk selalu menjadi lebih baik dalam segala hal di seluruh bandara yang dikelola perusahaan,” kata Presiden Direktur AP II Muhammad Awaluddin dalam rilisnya, Rabu (14/12).

Untuk diketahui, Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda merupakan salah satu bandara dengan terminal penumpang yang tergolong baru di mana operasional terminal tersebut diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2010.

Secara umum, kawasan bandara ini dibangun dengan konsep arsitektur Aceh modern dengan sarat nuansa Islami dan nilai-nilai tradisional. Ciri khas dari bangunan terminal bandara ini adalah adanya tiga kubah sehingga menyerupai seperti Masjid. Tiga kubah itu sendiri melambangkan tiga hal yang istimewa di Aceh yakni Agama, Budaya, dan Pendidikan.

Saat ini  Angkasa Pura II tengah menyiagakan Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda tengah selama 24 jam guna mendukung penerbangan relawan, bantuan, personil, dan hal-hal lainnya yang terkait dengan penanganan gempa di Pidie.

Hingga 12 Desember 2016 sedikitnya tercatat sudah dilakukan 19 penerbangan tidak berjadwal di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda yang mengangkut personil TNI & Polri, relawan, bantuan, dan sebagainya guna penanganan gempa (Tanggap Darurat Bencana Pidie Jaya).

Pada kondisi normal, bandara ini melayani penerbangan maskapai berjadwal dengan jumlah keberangkatan-kedatangan sebanyak 18 penerbangan domestik dan 4 penerbangan internasional. (ari/dbs)

Baca juga:

Selamat! Indonesia Sapu Bersih 12 Kategori World Halal Tourism Award 2016


Back to Top