Kemenag Kalimantan Barat Gelar Festival Pondok Pesantren 2016

gomuslim.co.id- Pondok Pesantren mempunyai peranan penting dalam mencerdaskan umat. Lembaga pendidikan Islam tertua di Tanah Air ini telah banyak memberikan kontribusi positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Keberadaanya terus mencetak generasi yang berkarakter dan berkepribadian hebat.

Demikian disampaikan Bupati Kubu Raya Rusman Ali dalam kegiatan Festival Pondok Pesantren Se-Kalimantan Barat. Kegiatan yang digagas Kementerian Agama (Kemenag) Kalbar ini digelar di Pondok Pesantren Nahdatul Atfal Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya, baru-baru ini. Sebanyak 300 santri turut memeriahkan acara festival tersebut.

“Alhamdulillah, kita sangat bersyukur karena kegiatan ini bisa dilaksanakan di Kubu Raya. Di sini ada banyak pondok pesantren yang memiliki ribuan santri. Mereka digembleng dengan pendidikan agama supaya menjadi insan kamil yang berguna bagi agama dan negara. Saya atas nama pemerintah Kabupaten Kubu Raya sangat mengapresiasi kegiatan besar ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rusman menuturkan para santri yang belajar di pesantren ini ditempa dengan pendidikan yang lebih berat dari pelajar pada umumnya. Sehingga, kata dia, pesantren menghasilkan karakter dan kepribadian santri yang hebat. “Festival Santri ini bisa menjadi ajang silaturahim antar santri pondok pesantren serta menyalurkan bakat keilmuan yang telah dipelajari selama di pesantren,” katanya.

Selain itu, lanjutnya, melalui festival pesantren ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan bersama. “Kegiatan semacam ini perlu terus kita pupuk dan kita galang bersama. Agar pondok pesantren dapat terus maju dan melahirkan generasi cerdas, bisa berguna bagi kemajuan agama dan daerah,” ungkapnya.

Gelaran Festival Santri 2016 diawali kegiatan pawai ta'aruf oleh kontingen peserta festival Pondok Pesantren 2016 di Kubu Raya dari 4 Kabupaten dan Kota se-Kalimantan Barat. Dalam pembukaan Festival ini, ribuan santri dari seluruh pondok pesantren di Kalimantan Barat dan Kubu Raya hadir memenuhi halaman Pondok Pesantren Nahdatul Atfal Kubu Raya.

Gema sholawat nabi yang dilantunkan ribuan santri mengawali event yang mengangkat eksistensi pondok pesantren ini. Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dari kemenag propinsi Kalimantan Barat beserta jajarannya.

Sementara itu, pada kesempatan berbeda, Akademisi UIN Syarif Hidayatullah Prof Azyumardi Azra menilai pesantren memiliki peran yang sangat signifikan. Sebab, menurutnya, pesantren bukan hanya dalam lembaga yang konsen pada bidang pendidikan, melainkan juga membangun serta memperkuat Islam wasatiyyah.

“Saya kira pesantren harus merevitalisasi, memperkuat penyebaran Islam wasathiyah itu. Tidak hanya di Asia Tenggara, melainkan juga di seluruh dunia. Islam wasathiyah itu sangat dibutuhkan untuk menciptakan perdamaian,” ujarnya.

Sedangkan menurut Prof Abdul Munir Mulkhan, pesantren sebagai lembaga penyebar manfaat bagi lingkungan lokal. Kata dia, konsep rahmatan lil ‘alamin diwujudkan melalui pesantren dan para kiai serta santri yang aktif di masyarakat. Literasi keislaman juga dinilai kian meningkat dengan hadirnya pesantren.

“Pesantren itu penyemai kesalehan sosial. Di mana ada pesantren, maka lingkungannya akan terpengaruh. Jadi kesalehan itu akan menyebar ke lingkungan itu. Di mana pesantren berdiri, maka lingkungan sekitarnya akan semakin saleh,” ucap Guru Besar UIN Sunan Kalijaga itu. (njs/dbs)


Back to Top