Pasca Menang di Kontes 'The Great British Bake Off', Hijaber Ini Didaulat Jadi Pembuat Kue Ulang Tahun Ratu Elizabeth

gomuslim.co.id- Pada tahun 2015 silam, Nadiya Hussain seorang hijabers asal Bangladesh yang menjadi pemenang dalam kompetisi membuat kue 'The Great British Bake Off'. Acara ini sangat populer di televisi di Inggris dan Nadiya menjadi Muslimah pertama di Inggris yang memenangkan kompetisi tersebut.

Kini namanya terus diperbincangkan oleh media massa. Tidak hanya itu, Nadiya pun pernah diundang hingga diminta membuatkan kue ulang tahun spesial untuk Ratu Elizabeth II yang ke-90 tahun pada 21 April 2016.

Setelah kemenangannya di ajang kontes tersebut Nadiya menuai banyak pujian terutama karena ia memakai hijab. Namun tak sedikit pula yang kurang suka dengan kesuksesannya. Hijabers 31 tahun itu pun mengaku pernah beberapakali mendapat komentar negatif dari orang lain terutama karena penggunaan hijabnya.

Walaupun diserang haters melalui media sosial atau mendapat tatapan tak menyenangkan dari orang lain, Nadiya lantas tidak membalas mereka dengan perlakuan buruk. Ia memilih menggunakan cara bijak dalam menghadapi haters maupun Islamophobia, salah satu caranya dengan tersenyum.

"Aku menerima komentar tersebut dengan tersenyum dan mengatakan, aku tidak perlu membalasmu. Bagiku itu benar-benar penting. Aku punya anak dan tinggal di negara yang indah. Aku tidak ingin memberikan contoh anak-anakku tentang kebencian. Orang-orang negatif dan komentar mereka hanyalah angin lalu. Aku tidak ingin membiarkan mereka mempengaruhi kehidupanku," papar Nadiya saat diwawancara BBC untuk 100 Women 2016.

Selain itu, Nadiya juga tidak ambil pusing, ia akan menghapus nama atau nomor telepon orang-orang yang telah menghinanya agar kehidupan ke depannya lebih baik. Sedangkan untuk haters di media sosial, ia memilih jalur yang mudah yakni dengan melakukan block. 

"Kita sebaiknya tidak berteman. Ini sama dengan media sosial. Aku hanya akan memblokir mereka karena ada saat-saat di mana aku lelah karena aku manusia," tambahnya.

Nadiya pun berharap agar para wanita berhijab lainnya juga agar tidak terlalu menggubris haters. Ketika ada yang bertanya mengenai jilbab, Nadiya selalu mencoba menjawabnya dengan keramahan.

“Jangan biarkan omongan haters atau Islamophobia membuat Anda berubah terutama bila menyinggung penggunaan jilbab Anda,” pungkasnya.

Nadiya juga menambahkan bahwa dirinya benar-benar tidak marah ketika orang menatap jilbab yang dikenakan menjadi asing saat pertama kali melihat. Ia pun membiarkan orang-orang melontarkan pertanyaan-pertanyaan seputar hijabnya.

“Tanyalah apa pun yang Anda inginkan dan aku akan menjawabnya. Awalnya aku pernah berpikir apa ini akan menjadi masalah besar karena aku berhijab, namun ini bukan tentang pilihan menutup rambut tapi bagaimana aku lebih percaya diri dengan jilbab," tandasnya

Ibu dari tiga anak ini rencananya akan menyajikan kue buatannya sendiri langsung kepada sang ratu di acara perayaan di Windsor Castle.

Tradisi dalam keluarga kerajaan biasanya meminta warga yang terpilih untuk membuat kue jenis 'fruit cake'. Tetapi untuk tahun ini, Nadiya akan membuatnya sedikit berbeda dengan membuat kue 'orange drizzle cake' dengan krim jeruk dan mentega.

"Saya terinspirasi dari jaman yang modern dan kesukaan Ratu dengan warna-warna yang berani sehingga akan membuat sesuatu yang mungkin tidak tradisional, baik di dalam atau di luar kue," pungkas Nadiya. (nat/dbs)


Back to Top