Serius Garap Wisata Halal, Negeri Gingseng dan Sakura Ingin Impor Unggas Halal Indonesia

gomuslim.co.id- Korea Selatan dan Jepang menjadi Negara yang paling serius menggarap industri produk halal. Kedua Negara di benua Asia bagian Timur itu ingin menggaet pasar Muslim di dunia. Baru-baru ini, Negeri Sakura dan Gingseng berencana mengimpor daging unggas dari Indonesia. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjadi tujuan wisata Halal.

Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian Banun Harpini mengatakan, kedua Negara tersebut tengah berupaya menjadikan negaranya menjadi destinasi wisata yang ramah Muslim. “Mereka inginkan produk halal karena memang ingin jadi destinasi wisata halal,” ujarnya, Jumat (16/12).

Lebih lanjut, Banun mengungkapkan Daging unggas eksporakan diarahkan pada pengusaha industri yang mampu memenuhi standar kualitas dan bio-security. Ia berharap dalam waktu dekat Indonesia akan menjadi pemasok di Korsel dan Jepang. “Hingga saat ini masih dalam proses negosiasi,” katanya.

Menurut Banun, membuka pasar ekspor untuk produk unggas asal Indonesia menjadi salah satu cara ampuh mengatasi 'konflik' antara peternak unggas dalam skala industri dan peternak mandiri. Nantinya, peternak industri tersebut yang akan memenuhi pasar global sementara petani mandiri untuk mengisi pasar lokal.

“Ini bagus untuk beberapa pihak baik peternak industri maupun yang mandiri. Nantinya kalau ekspor ini terealisasi, semua pihak akan diuntungkan. Baik pengusaha besar maupun yang menengah ke bawah akan dapat pasarnya masing-masing,” ungkapnya.

Sebelumnya, Jepang telah menggandeng Malaysia untuk menjadi penasihat industri halal. Hal ini seiring dengan rencana perhelatan Olimpiade Musim Panas di Tokyo pada 2020 mendatang. Terdapat sekitar 100.000 warga Muslim yang tinggal di Jepang, sementara jumlah wisatawan Muslim diperkirakan mencapai satu juta. Khusunya pada saat Tokyo menjadi tuan rumah ajang bergengsi dunia tersebut.

Selain itu, saat ini jumlah restoran yang menyediakan makanan halal di Jepang juga semakin banyak. Hal ini, karena meningkatnya jumlah wisatawan dan mahasiswa muslim yang datang dan tinggal di Jepang.

Begitu pun hal nya dengan di Korea Selatan. Negeri Gingseng itu kini telah banyak tersedia restoran halal yang bisa jadi rekomendasi bagi Muslim. Beberapa hotel bintang lima di sana bahkan telah menawarkan menu makanan halal untuk wisatawan muslim. Jumlah hotel yang menyediakan menu halal ini diperkirakan akan bertambah, mengingat pasar wisata halal global yang semakin berkembang.

Selain Jepang dan Korea Selatan, Timor Leste dan Papua Nugini juga tertarik mendatangkan telur tetas asal Indoensia. Sayangnya, pengekspor telur tetas ke Papua Nugini masih dalam jumlah kecil mengingat belum adanya tandatangan perjanjian badan karantina diantara kedua Negara tersebut.

“Semua itu masih dalam tahap rencana, masih dalam proses negosiasi. Tapi pada prisnsipnya kita dorong terus untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik lagi di masa depan,” imbuhnya. (njs/dbs)


Back to Top