KARUGAMI-Hijab Motion-Annisa Travel

Kajian Rutin Keluarga Islami: Menyiapkan dan Berbenah Diri Sebelum Menikah

gomuslim.co.id- Kajian Rutin Keluarga Islami (KARUGAMI) kembali digelar Annisa Travel, Ahad siang (18/12). Pengajian yang dimotori oleh Hijab Motion bekerjasama dengan gomuslim ini dihadiri oleh puluhan muslim dan muslimah. Bertempat di Aula Mabrur Annisa Travel, Jakarta Selatan, kegiatan bertajuk “Menikah Kini atau Nanti” itu merupakan kajian ke-5 yang berlangsung sejak Agustus 2016 lalu.

Kajian bulanan KARUGAMI yang memberikan ilmu dan sharing pernikahan ini menghadirkan dua narasumber utama. Mereka diantaranya adalah Ustadz Asep Supriatna atau yang dikenal dengan Ustadz Asep Fakhri dan special sharing session bersama Hidayatur Rahmi, seorang pemain film Islam garapan @filmmakermuslim.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan lantunan shalawat. Dalam pemaparannya, Hidayatur Rahmi menuturkan urusan jodoh memang rahasia Allah SWT. Namun, tidak berarti seorang muslim lalai dalam mempersiapkannya. “Urusan jodoh tidak ada yang tahu. Siapa tau lewat pertemuan yang tidak terduga, atau seseorang yang ada didepan mata itulah jodoh kita,” ujarnya.

Menurut Rahmi, setidaknya ada tiga hal utama bagi seorang muslim dan muslimah sebelum memutuskan untuk menikah. “Ketiganya yaitu ada perasaan, gairah dan pikiran rasional. Nah ketiga-tiganya ini harus seimbang. Tidak boleh salah satunya saja yang dominan,” kata aktris film religi yang belum lama ini telah menikah itu.

Untuk itu, kata dia, menyiapkan diri supaya lebih matang sebelum maju ke pelaminan merupakan hal penting supaya pernikahannya mendapat keberkahan. “Produktif sebelum waktunya tiba. Berusaha untuk lebih baik dan positif sebelum masanya. Ini semua harus dilakukan oleh seorang muslim dan muslimah supaya dapat membentuk keluarga yang berkualitas,” tambahnya.

Pada kesempatan sama, Ustadz Asep Fakhri memberikan tausiyahnya kepada jamaah yang hadir. Menurut Ustadz Asep, menikah bukanlah soal siapa yang duluan dan belakangan, tetapi mengenai proses menjalaninya. “Menikah itu ibadah, jadi bukan berlomba-lomba siapa yang paling cepat dan lambat menikah, tetapi tentang bagaimana menjalani pernikahan itu sendiri,” paparnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, menikah merupakan syariat Allah yang menyatukan dua insan dalam ikatan cinta. “Hal-hal baik memang harus disegerakan. Namun hati-hati, beda antara menyegerakan dengan tergesa-gesa. Bukan juga bermaksud menyepelekan menikah nanti saja tanpa mempersiapkan diri, tetapi soal bagaimana menikah itu supaya lebih mendekatkan diri kepada-Nya,” jelasnya.

Untuk itu, Ustadz Asep berpesan kepada jamaah yang hadir supaya kembali meluruskan niat ketika hendak menikah. Ia mengatakan ada banyak anak muda yang memutuskan menikah karena gengsi dan malu dengan keluarga dan teman-temannya. “Inilah yang harus diluruskan. Ketika niat bukan semata karena Allah, maka gugurlah nilai ibadahnya,” ucapnya.

Ustadz Asep mengungkapkan, menyiapkan diri dengan sebaik mungkin lebih utama dari tergesa-gesa dan berlomba-loba cepat menikah. “Persiapkan saja dari sekarang semuanya. Terutama dari diri kita sendiri, tanyakan kepada diri apakah sudah benar-benar siap untuk menikah, dan apakah kita menikah untuk menyempurnakan agama kita. Ini penting, supaya kita semua tidak terjebak oleh hawa nafsu yang bisa membelenggu,” tandasnya.

Untuk diketahui, Hijab Motion dibentuk pada event di fX Mall Sudirman, Mei 2016 lalu. Komunitas ini sebagai wadah untuk membina muslimah untuk belajar bersama. Selain kajian rutin bulanan, komunitas ini juga bergerak dalam bidang lain seperti kegiatan sosial (charity), pendidikan, kesehatan, pengembangan kreatifitas dan keagamaan. (njs)


Back to Top