Tingkatkan Kualitas Pendidikan Islam, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Gelar IQAIHE

gomuslim.co.id- The 3thInternational Conference on Quality Assurance of Islamic Higher Education (IQAIHE) digelar oleh UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Konferensi internasional tentang kualitas pendidikan tinggi di Indonesia ini akan dihelat selama empat hari (17-20/12). Bertempat di Klub Bunga Batik Resort Batu, konferensi ini akan dihadiri langsung oleh dua menteri sekaligus, Lukman Hakim Saifuddin Menteri Kementrian Agama RI dan Mohamad Nasir Menteri Kemenristek Dikti RI.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi  (BAN-PT) bersama dengan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sudah sejak tahun 2014 telah mempromosikan dan mengimplemenatsikan Key Performance Indicators (KPI) of Organization of Islamic Conference (OIC). Realisasi KPI ini diharapkan akan dapat dijadikan model dalam pengembangan Perguruan Tinggi Islam dalam penjaminan kualitas perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Mudjia Rahardjo, M.Si menyampaikan rasa bahagianya dapat menjadi tuan rumah pada agenda internasional tersebut. Ia juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada para rektor dari berbagai perguruan tinggi yang telah menghadiri agenda tersebut.

“Terimakasih kepada para rektor yang telah menyempatkan hadir di tengah kesibukannya. Sebab saya rasa acara ini memang sangat penting untuk membahas isu-isu di dunia pendidikan khusunya pada Pendidikan Islam,” ujar Mudjia.

Sebagai anggota dari The Association of Quality Assurance Agencies of the Islamic World (AQAAIW), Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) selalu mempromosikan dan mengembangkan kualitas pendidikan tinggi di Indonesia sesuai mandat AQAAIW. Realisasinya adalah BAN-PT mengundang seluruh universitas Islam untuk bergabung menjadi anggota badan penjaminan mutu internasional tersebut.

Pada konferensi kali ini merupakan tidak lanjut dari dua konferensi sebelumnya. Pada 2014, BAN-PT telah mengawali dengan menyelenggarakan konferensi serupa. Bertajuk The First International Conference on Islamic Higher Education pada 24-26 November di Jakarta dengan tema With Islamic Higher Education Quality for Global Competitiveness. Tahun berikutnya, BAN-PT bekerja sama dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melanjutkan konferensi pertama. Konferensi kedua tersebut bertemakan Strengthening Quality Assurance in Islamic Higher Education Institutional yang dilaksanakan pada 5-8 Oktober 2015 di Jakarta.

Konferensi multilevel kali ini akan membahas hal yang sama, yaitu penjaminan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Namun, pada konferensi jilid 3 ini akan fokus pada Key Performance Indicators (KPI). Konferensi ketiga ini bertemaThe Quality Assurance of Islamic Higher Education Enhancement Through Key Performance Indicators.Sehingga ekspektasinya adalah untuk membentuk sebuah komitmen strategis dalam pengembangan Perguruan Tinggi Islam, khususnya di negera Islam. Subyek utama dalam konferensi ini adalah kualitas pendidikan Islam di negara Islam. Hal terpenting dalam konferensi internasional ini adalah bagaimana memformulasikan keberlanjutan kualitas pendidikan Islam di era global. Sehingga universitas Islam mampu tampil menjadi universitas terdepan di dunia. Pada akhirnya akan dihasilkan sebuah kesepakatan dan rekomendasi dari seluruh peserta dan para ahli terkait isu yang dibahas tersebut. 

Pada konferensi kali ini tamu dan peserta dari beberapa kalangan; Prof. Ismail Simbawa Gyagenda dari Islamic University Uganda, Prof. Muhammad Alohali Chairman of KPIs of OIC Saudi Arabia, Mrs. Zita Mohd Fahmi dari MQA Malaysia, Mr. Ahmed Zeko Olas dari Sesric and Turkish Green Crescent Society, Rektor PTKIN/PTKIS, Kepala LPM se-Indonesia dan beberapa sivitas akademika UIN Malang. (nat/kemenag)

 


Back to Top