Perkuat Pariwisata Halal, Lombok-Sumbawa Rilis Calendar of Event 2017

gomuslim.co.id- Baru-baru ini Pemerintah daerah NTB merilis  Lombok-Sumbawa 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta. Hal ini dilakukan guna memenuhi pesan Menteri Pariwisata Arief Yahya agar setiap daerah wajib memiliki calendar of event-nya dalam satu tahun penuh.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) NTB Lalu Mohammad Faozal mengatakan calendar of event Lombok-Sumbawa 2017 akan menjaga moment pasca kemenangan World Halal Tourism Award 2016 dan diharapkan mampu menjaga atmosfer pariwisata di NTB yang selalu mempunyai pertunjukan menarik untuk wisman.

“Tahun 2017 kita akan menampilkan 22 event pariwisata. Event unggulan ini tersebar di 10 kabupaten dan kota NTB. Silakan datang ke NTB,” ujar Faozal. Dia menambahkan, Lombok-Sumbawa itu memiliki daya tarik wisata yang bertumpu pada budaya (culture), alam (nature),  dan buatan (man made). Daya tarik itu akan ditampilkan dalam berbagai acara menarik selama satu tahun.

Beberapa Event yang akan dilaksanakan adalah, Lombok-Sumbawa Great Sale (1 Januari-30 Januari); Pesta Rakyat Bau Nyale (Februari); Festival Pesona Lawata, Festival Pesona Tambora (11-19 April), Lombok Sumbawa Pearl Ferstival (10-12 Juni), Bulan Pesona Lombok-Sumbawa (18 Agustus-16 September); Festival Pesona Mentaram (21-23 Agustus); Festival Pesona Senggigi (16 September-19 September); Mandalika Tour D` Lombok (22-23 September); Festival Pesona Lakey, Festival Pesona Gili Indah (5-6 November);  International Halal Travel Fair, dan Rinjani Golf Tournament (10 Desember).

Dua event terakhir menunjukkan bahwa di akhir tahun pun mereka sangat serius memanfaatkan moment  akhir tahun. Faozal menambahkan bahwa acara ini sekaligus mendukung country branding pariwisata nasional Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia. “Country branding Pesona Indonesia dan Wonderfu Indonesia ini semakin diperkuat dengan destination branding yang dimiliki daerah NTB, terutama setelah menang WHTA 2016,” jelasnya.

Calendar of event ini juga merupakan komitmen Pemerintah Provinsi NTB kepada dunia, lanjut Faozal. sekaligus mempertegas posisi tawar Lombok dan Sumbawa dalam persaingan pariwisata internasional. 

“Keyakinan ini juga diperkuat lagi dengan antusias para wisatawan dari Timur Tengah karena faktor kemenangan kami lagi di WHTA 2016,” katanya.

“Semua ada di Sumbawa-Lombok. Potensi alam (nature) NTB berupa keindahan bawah laut, pantai, gunung, hutan, aneka ragam hayati, serta  potensi budaya (culture) menempatkan pariwisata NTB memiliki daya saing kuat. Lombok-Sumbawa  memiliki kekayaan budaya yang unik dan heterogen, berupa suku, bahasa, tradisi dan adat istiadat seperti Bali, Sasak, Samawa dan Mbojo. Kekayaan budaya ini kita tampilkan dalam event-event menarik yang sudah kami rilis ini,” paparnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata (DBP3N Kemenpar) Esthy Reko Astuty juga menambahkan peluncuran calender of event  tersebut dibuat untuk mempromosikan dan meningkatkan kunjungan serta jangka waktu wisatawan menginap di  NTB.

NTB menargetkan 4 juta kunjungan wisatawan pada tahun 2017 nanti, sekaligus mendukung program Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia untuk mencapai target kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta wisatawan nusantara (wisnus).

Esthy juga memberikan apresiasi peluncuran calender of event Lombok-Sumbawa 2017 sebagai sarana mempromosikan potensi pariwisata NTB yang belakangan ini semakin mendunia. Dengan diperolehnya penghargaan World's Best Halal Tourism Destination dan  The World’s Best Halal Honeymoon Destination pada tahun 2015 dan World’s Best Halal Beach Resort (Novotel Lombok Resort & Villas, Lombok) pada tahun 2016, World’s Best Halal Tourism Website (www.wonderfullomboksumbawa.com), serta World’s Best Halal Honeymoon Destination (Sembalun Village Region, Lombok).

“NTB memiliki Mandalika sebagai kawasan resort kelas dunia yang ditetapkan sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas  atau ‘Bali Baru’  yang akan menarik kunjungan wisman dan wisnus. Dengan diluncurkannya calender of event  Lombok-Sumbawa 2017 merupakan upaya untuk mempromosikan destinasi Mandalika,” ungkap Esthy.

Perilisan calendar of event Lombok-Sumbawa 2017 dihadiri pejabat Kemenpar, DPR dari Dapil NTB, tokoh masyarakat NTB, bupati dan walikota se-NTB, pelaku industri pariwisata,  serta masyarakat NTB di Jabodetabek. Pada acara tersebut, para pelaku bisnis di bidang industri pariwisata NTB menggelar table top dengan industri pariwisata DKI Jakarta. (nat/cnn/dbs)


Back to Top