Al Azhar Salurkan Donasi untuk Korban Gempa Pidie Aceh

gomuslim.co.id- Duka gempa Pidi Jaya Aceh pada 7 Desember 2016 lalu masih menyisakan trauma dan membutuhkan bantuan. Perguruan Islam Al-Azhar menyerahkan secara resmi donasi untuk korban gempa Aceh senilai Rp.80.000.000 kepada Rumah Zakat (ZR). Serah terima donasi dilaksanakan di kantor yayasan Al-Azhar Kelapa Gading di Jalan Bulevar Gading Timur, Jakarta, Selasa (20/12).

Donasi yang dikumpulkan merupakan hasil bentuk kepedulian dari murid TK, SD, SMP, SMA dan Perguruan Islam Al-Azhar Kelapa Gading Jakarta dan Surabaya. Seluruh siswa melaksanakan pengumpulan donasi secara sukarela usai menyelesaikan ujian sekolah baru-baru ini.

“Bantuan ini kami tujukan untuk membantu korban gempa di Aceh. Harapannya bisa membantu aktivitas aksi peduli bencana yang dikelola RZ,” ungkap Direktur Perguruan Islam Al-Azhar Kelapa Gading, H. Ngabdu Rokhim.

“Update per hari ini, waktu tanggap bencana di Pidie Jaya diperpanjang. Oleh karena itu, donasi dari Al-Azhar ini akan mendukung pelaksanaan beragam program pascabencana yang dibutuhkan,” tutur Chief Marketing Office RZ, Asep Nurdin.

Dalam aksi peduli bencana Rumah Zakat untuk gempa Aceh telah berlangsung selama dua pekan, tim dan armada melaksanakan aksi diantaranya: 70 relawan, sembilan dokter, tiga ambulance, satu mobil klinik, dan 12 kendaraan operasional. Layanan kesehatan telah melayani 1.307 pasien, sedangkan Dapur Umum di empat lokasi berbeda telah bisa memproduksi sekitar 60.500 porsi makan.

“Tidak hanya di Aceh, Rumah Zakat juga melaksanakan misi kemanusiaan hingga ke Suriah. Kepedulian yayasan seperti Al-Azhar serta masyarakat Indonesia secara umum, menjadi amanah bagi Rumah Zakat untuk bisa mendistribusikan manfaat program yang optimal bagi mereka yang membutuhkan,” kata Asep menuturkan.

Warga korban bencana di Kabupaten Pidie Jaya masih enggan menempati kembali rumah hingga Selasa, (20/11) akibat khawatir gempa susulan. Keadaan ini membuat mereka tinggal sementara di tenda-tenda darurat. 

Sebelumnya, pada 7 Desember lalu, sebuah gempa bumi berkekuatan 6,5 skala richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya , Aceh pada pukul 5.03.36 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 18 kilometer tenggara Sigli, Pidie dan 2 kilometer utara Meureudu, Pidie Jaya pada kedalaman 15 km. Pusat gempa yang berada di daratan menyebabkan gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami. Gempa juga terasa di kabupaten tetangga seperti Pidie, Bireuen, hingga sampai ke Banda Aceh, Langsa, dan Pulau Simeulue.

Menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, sedikitnya 101 orang meninggal dunia akibat gempa ini. Sementara, Pelaksana Tugas Gubernur Aceh menyatakan keadaan tanggap darurat provinsi untuk penanganan pascagempa di tiga kabupaten, yaitu Pidie, Pidie Jaya, dan Bireuen hingga 20 Desember. (nat/dbs)


Back to Top