Bank Syariah Kian Diminati Nasabah, Ini Keutamaannya

gomuslim.co.id- Meningkatnya kebutuhan umat Islam akan pemilihan perbankan syariah menjadikan sistem berbasis syariah kian diminati nasabah Muslim. Anggota Dewan Syariah Nasional (DSN MUI) Majelis Ulama Indonesia Mohamad Hidayat mengatakan sistem perbankan syariah bukan hanya mengacu pada peraturan undang-undang seperti perbankan konvensional. Namun, bank syariah juga disusun dengan mengacu pada ajaran Alquran, sunnah, dan juga fatwa-fatwa yang dibuat DSN MUI. 

"Yang terpenting, sistem perbankan syariah tidak berbasis ribawi. Karena riba diharamkan dalam Islam," kata Hidayat dalam acara pelatihan perbankan syariah yang digelar Bank Syariah Mandiri (BSM) di Bandung. 

Keutamaan lainnya adalah perbankan syariah tidak menggunakan dana pihak ketiga atau dana nasabah ke bisnis-bisnis nonhalal. Bank syariah sangat selektif memutar dana nasabah. 

Selain itu dalam hal pembiayaan misalnya, bank syariah tidak akan memberikan pembiayaan kepada perusahaan atau sektor usaha yang dapat menimbulkan mudarat bagi umat. Hal itu contohnya perusahaan minuman keras, rokok, atau kegiatan usaha berbau maksiat. 

"Sektor-sektor non halal tidak pernah diberikan pembiayaan oleh bank syariah. Dalam perbankan syariah, itu diharamkan," ujarnya.

Hidayat yang juga menjadi anggota dewan pengawas syariah Bank Syariah Mandiri menegaskan, keutamaan tersebut tidak bisa didapat dalam perbankan konvensional. Sebab, perbankan konvensional tidak melihat unsur kehalalan usaha atau bisnis untuk menyalurkan pembiayaan. 

Lanjutnya, perbankan konvensional akan menyalurkan pinjaman sepanjang bisnis atau usaha tersebut dinilai layak dari sisi keuntungan. "Artinya, pola memproduktifkan dana masyarakat tidak mellihat usaha yang dikembangkan merusak masyarakat atau tidak," imbuh Hidayat. 

Bank syariah adalah bank yang operasionalnya menggunakan prinsip-prinsip syariah di dalam Islam. Maksudnya di sini adalah bank tersebut beroperasi dengan mengikuti ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh agama Islam atau syariah Islam. Syariah yang dimaksudkan adalah yang mengutamakan dan yang bersangkutan dengan cara melakukan muamalah secara Islam.

Perbedaan yang dapat ditemukan lainnya adalah syariah Islam mengharamkan bunga sebab bunga tersebut dianggap riba dan haram hukumnya. Sedangkan yang menjadi dasar bank Syariah adalah bank itu akan menjiwai hubungan setiap transaksi, transaksi tersebut adalah efisiensi, kebersamaan dan juga keadilan.

Efisiensi akan mengacu pada prinsip untuk saling membantu dan memperoleh keuntungan sebesar mungkin. Sedangkan keadilan akan mengacu pada hubungan yang tidak saling mencurangi, ikhlas dan sesuai dengan persetujuan atas proporsi pemasukan dan juga pengeluarannya.

Bagi Bank Syariah, dana masyarakat yang disimpan di bank disalurkan kepada para peminjam untuk mendapatkan keuntungan. Hasil keuntungan akan dibagi antara pihak penabung dan pihak bank sesuai perjanjian yang disepakati. Namun bagi hasil yang dimaksud adalah bukan membagi keuntungan atau kerugian atas pemanfaatan dana tersebut. Keuntungan dan kerugian dana nasabah yang dioperasikan sepenuhnya menjadi hak dan tanggung jawab dari bank. (nat/dbs)

 

 

Komentar

  • Farhan Sakundirasta Putra

    5 Februari 2018

    Izin unduh gambar

    Assalamu'alaikum mohon maaf mengganggu, izin unduh gambar untuk keperluan tugas mengenai perbankan, Terimakasih, semoga bermanfaat Wassalamu'alaikum


    Reply






















Tulis Komentar

Kode Acak

*Ket : Masukkan kode di atas sesuai tulisan, perhatikan huruf dan angka


Back to Top